Jakarta (ANTARA) - Polsek Mampang Prapatan bersama dengan kelurahan setempat menyiapkan posko banjir terpadu untuk mengantisipasi potensi banjir di wilayah Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Ini sifatnya pengecekan kesiapsiagaan antisipasi banjir yang kerap terjadi di titik tertentu, khususnya di Kelurahan Pela Mampang,” kata Kapolsek Mampang Kompol Wahid Key di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pengecekan kesiapsiagaan personel dan perlengkapan itu dilakukan mengingat sejumlah titik di wilayah tersebut kerap mengalami genangan saat hujan deras.

Dia menyebutkan dua wilayah yang rawan banjir, yaitu RW 06 Kompleks Pondok Karya, serta RW 04 dan RW 05. Selain itu, titik genangan juga berpotensi terjadi di sekitar Jalan Bank.

Untuk mendukung penanganan banjir, kata dia, posko terpadu itu turut dilengkapi dengan sejumlah peralatan, di antaranya mesin pompa air, kotak pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), perahu karet, dan gergaji mesin untuk mengantisipasi pohon tumbang.

“Di setiap titik banjir, kami siapkan dua perahu yang bisa langsung digunakan masyarakat apabila dibutuhkan,” ujar Wahid.

Meskipun genangan air di wilayah tersebut biasanya hanya berlangsung beberapa jam, kata dia, langkah antisipasi tetap dilakukan dengan menyiagakan petugas di posko terpadu.

Selain evakuasi dan pertolongan pertama, posko banjir terpadu juga menyiapkan lokasi pengungsian, dapur umum, serta layanan P3K bagi warga yang terdampak.

“Kami siapkan juga lokasi pengungsian dan dapur umum apabila kondisi darurat terjadi,” ungkap Wahid.

Sebelumnya pada Senin (12/1) malam pukul 21.00 WIB, banjir di Jakarta masih menggenangi sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan.

Sembilan RT di Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan, tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.