Misteri Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet 17 Hari Hilang, Meninggal 5 Hari Terakhir, Kemana Saja ?
January 15, 2026 02:32 PM

 

SURYA.co.id - Pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan alias Syafiq Ali akhirnya ditemukan setelah 17 hari hilang di Gunung Slamet. Pendaki asal Magelang berusia 18 tahun itu ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Rabu (14/1/2026).

Tubuh Syafiq Ali ditemukan di area Batu Watu Langgar, jalur punggungan Gunung Malang sekitar pukul 10.22 WIB.

Dikutip dari tayangan YouTube Java TV, Ketua Operasi SAR Wanadri, Arie Affandi, mengungkap keterangan.

Menurutnya, Syafiq Ali ditemukan tidak jauh dari lokasi ia berpisah dengan teman yang naik gunung bersamanya.

Lokasi jenazah Syafiq Ali tidak jauh dari lokasi ditemukannya sebaran barang-barang pribadi milik korban.

"Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi berpisah. Di sekitar situ juga ada ceceran barang seperti dompet, tracking pole, senter, emergency blanket, dan perlengkapan lainnya," ujar Affandi.

Baca juga: 2 Pendaki Tersesat di Bukit Klotok Kediri Gara-gara Ambil Jalur Pintas

Diduga Belum Lama Meninggal

Affandi juga memperkirakan bahwa Syafiq Ali belum lama meninggal dunia.

Dari kondisi jenazah yang masih relatif baik, Affandi memperkirakan Syafiq Ali baru sekitar lima hari terakhir kehilangan nyawa.

"Korban sepertinya baru saja meninggal dunia. Perkiraan kami sekitar empat sampai lima hari. Kondisi tubuh korban masih cukup baik," tambahnya.

Dugaan ini lantas memunculkan pertanyaan, lalu kemana Syafiq Ali pergi selama ia masih hidup?

Jika dari waktu hilang, berarti ada sekitar 10-12 hari Syafiq Ali masih dalam kondisi hidup.

Selama itu pula tim gabungan telah berusaha mencari, namun tidak bisa menemukannya.

Padahal, lokasi dimana jasad Syafiq Ali telah dilalui dan disisir berulang kali.

Salah satu relawan independen, Amrul (20), warga Kabupaten Brebes, mengungkapkan keheranannya atas waktu penemuan korban.

Menurutnya, area tempat Syafiq ditemukan bukanlah lokasi baru dalam peta pencarian.

 “Dari hari kedua sampai hari ke-17 itu tidak ditemukan, padahal area sudah pernah dilalui tim pencarian,” ujar Amrul.

Sempat Libatkan Anak Indigo

Amrul mengungkapkan, dalam proses pencarian tersebut terdapat berbagai kejanggalan.

Ia menyebut pencarian bahkan sempat melibatkan anak indigo yang didatangkan dari Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Saya bersama tim relawan independen juga anak indigo ditugaskan di pos 9 tidak sampai pada lokasi ditemukan jasad Syafiq,” ungkap Amrul.

Amrul mengatakan relawan independen secara bergantian membantu pencarian sejak Syafiq dinyatakan hilang. Namun selama proses tersebut, jasad korban tidak terlihat.

“Kata anak indigonya sih almarhum tertutup alam gaib yang tidak terlihat,” kata Amrul.

Lokasi hilangnya Syafiq berada di kawasan lereng berbatu dan tanah tandus, dengan banyak aliran sungai kecil.

Dari foto yang diterima Kompas.com, Syafiq ditemukan di antara bebatuan dalam kondisi tertelungkup.

Jaket dan celana pendek yang dikenakan masih menempel di tubuh korban, sementara celana panjang terlepas separuh dari badannya.

Kondisi celana yang terlepas separuh ini menurut Arie Affandi merupakan pertanda bahwa korban sempat mengalami hipotermia.

"Korban mengalami hipotermia. Ia sempat melepaskan celana hingga sebatas dengkul, serta sepatu dan kaus kaki. Ceceran perlengkapan itu ditemukan di sekitar lokasi," ungkap Affandi.

Sebelum berpisah dengan Syafiq, kedua pendaki muda asal Magelang itu masih bersama. Di Pos 5, kaki Himawan mengalami kram.

Lalu Syafiq memutuskan turun lebih dulu. Ia ingin mencari bantuan terhadap rekannya itu.

Syafiq meminta Himawan untuk menunggu di tempat. Nahas, sejak itu kontak terputus, hingga Himawan ditemukan.

Saat syafiq Ali mencari bantuan, Himawan sempat menunggu.  Akan tetapi Syafiq ditunggu hingga malam hari tak kunjung kembali.

Himawan lantas memutuskan kembali naik ke Pos 9 Gunung Slamet. Pos ini memiliki ketinggian sekitar 3.183 Mdpl. Dari Pos 9 ini, pendaki hanya berjarak sekitar 300-600 meter menuju puncak.

Himawan bertahan di pos itu sampai Selasa (30/12) pagi sampai ditemukan oleh relawan di basecamp Dipajaya.

Pencarian kepada Syafiq terus dilakukan. Hingga kemudian ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.