TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebiasaan makan berlebihan selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 meninggalkan jejak kesehatan yang serius bagi warga Manado.
Hipertensi dan Diabetes menempati peringkat atas dalam daftar penyakit terbanyak pada Desember 2025, menandakan pola hidup yang kurang sehat masih menjadi perhatian utama.
Data Dinas Kesehatan Kota Manado menunjukkan, hipertensi menduduki posisi pertama, sementara diabetes mellitus berada di peringkat tiga dari sepuluh penyakit terbanyak yang diderita warga pada bulan Desember.
Baca juga: Daftar Susu Formula yang Ditarik Nestle di 49 Negara, BPOM: Diduga Mengandung Bakteri Berbahaya
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Manado, Sicilia Kumaat, menegaskan bahwa pola konsumsi makanan yang tidak terkendali menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kasus kedua penyakit tersebut.
Fenomena ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, terutama di musim perayaan yang sering memicu konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak.
Pemicu kedua penyakit ini adalah pola hidup tak sehat.
Kadis Kesehatan Manado Boby Kereh melalu Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Manado adalah Sicilia Kumaat menuturkan, Hipertensi dan Diabetes ada di tiga besar daftar penyakit pada bulan Desember 2025.
"Ada di peringkat satu dan tiga," katanya Kamis (15/1/2026).
Di urutan dua, kata dia, ada penyakit
Nasofaringitis yaitu flu radang hidung dan tenggorokan.
Tempat keempat diduduki oleh penyakit Dyspepsia.
"Kemudian ada penyakit ISPA dan Myalgia," kata dia.
Penyakit mata juga signifikan.
Sebut dia, peringkat 7 adalah penyakit gangguan visus mata.
"Selanjutnya ada penyakit jantung hypertensif, infeksi saluran napas dan asam urat," katanya.
1. Hipertensi
2. Nasofaringitis
3. diabetes mellitus
4. Dyspepsia
6. Myalgia
7. Gangguan Visus Mata
8. Penyakit Jantung Hypertensif
9. infeksi Saluran Napas
10. Gout/asam Urat. (Art)
Sepanjang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, RSUP Prof Dr dr RD Kandou menangani sejumlah penyakit.
Penyakit tersebut dibagi menjadi rawat inap dan rawat jalan.
"Ada 12 penyakit dengan jumlah tertinggi di instalasi rawat inap dan 10 di instalasi rawat jalan," jelas Staf Humas RSUP Kandou, dr Erwin Kristanto, Rabu (14/1/2026).
Di instalasi rawat inap penyakit dengan jumlah tertinggi adalah dengue haemorrhagic fever (DHF) atau demam berdarah dengue (DBD).
Jumlahnya mencapai tiga kasus.
"Sedangkan di rawat jalan paling tinggi hyperplasia of prostate yang mencapai 22 kasus," tambah dr Erwin.
Berikut rincian jumlah penyakit yang ditangani RSUP Kandou selama libur Natal dan tahun baru:
Rawat Inap
1. Dengue haemorrhagic fever: 3 (1,68 persen)
2. Tuberculosis of lung, confirmed histologically: 3 (1,68 persen )
3. Cellulitis and abscess of mouth: 3 (1,68 persen )
4. Chronic viral hepatitis B without delta-agent: 2 (1,12 persen )
5. Gingival enlargement: 1 (0,56 persen )
6. Anaemia, unspecified: 1 (0,56 persen )
7. Pleural effusion, not elsewhere classified:1 (0,56 persen )
8. Bronchitis, not specified as acute or chronic: 1 (0,56 % )
9. Gastro-oesophageal reflux disease with oesophagitis: 1 (0,56 % )
10. Dislocation of patella: 1 (0,56 % )
11. Malignant neoplasm of rectum: 1 (0,56 % )
12. Open wound of front wall of thorax: 1 (0,56 % )
Rawat Jalan
1. Hyperplasia of prostate: 22 (47,83 % )
2. Chronic kidney disease, stage 5: 6 (13,04 % )
3. Impacted teeth: 3 (6,52 % )
4. Radicular cyst: 2 (4,35 % )
5. Acute peritonitis: 2 (4,35 % )
6. Malignant neoplasm, mandible: 2 (4,35 % )
7. Angina pectoris, unspecified: 1 (2,17 % )
8. Mixed asthma: 1 (2,17 % )
9. Vascular dementia, unspecified: 1 (2,17 % )
10. Bronchiectasis: 1 (2,17 % )
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini