Kedai Kopi Rumahan, Bisnis Kreatif Ibu Rumah Tangga di Kota Blitar Hasilkan Cuan
January 15, 2026 05:44 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, BLITAR - Bisnis kedai kopi atau coffee shop tak harus memiliki kedai yang luas dan berada di pinggir jalan.

Dari rumah pun ternyata bisa memulai merintis usaha kedai kopi yang menjanjikan. 

Seperti yang dilakukan Ninuk Yuliana (40), ibu rumah tangga di Perum Widuri Residance, Kelurahan Tlumpu, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur. 

Dengan memanfaatkan teknologi untuk pemasaran, ibu dua anak ini memiliki ide kreatif membuka usaha kedai kopi rumahan. 

Di rumah tipe 36 yang juga menjadi tempat tinggal itu, ia meracik kopi untuk pelanggan.

Dapur rumah yang sudah dilengkapi dengan meja bar mini, didesain mirip coffee shop profesional. 

"Usaha coffee shop rumah ini baru berjalan dua bulanan," kata Ninuk, Kamis (15/1/2026). 

Ninuk mengatakan, ide membuka coffee shop rumahan ini berawal dari kegemarannya ngopi di kafe. 

Dari situ, ia berniat membuka kafe sendiri. Awalnya, ia bingung memulai usaha kafe karena tidak punya tempat yang representatif. 

Apalagi, ia tinggal di kompleks perumahan yang lokasinya berada di pinggiran Kota Blitar. 

Dengan dibantu suami, akhirnya ia mencoba membuka kafe rumahan dengan memanfaatkan teknologi untuk pemasaran.

"Suami membuatkan media sosial untuk pemasaran. Untuk uji coba, kami membuat konten saat meracik kopi. Lambat laun mulai ada pesanan dari pelanggan lewat online," ujarnya. 

Baca juga: Alumni Akademi La Masia dan Arsenal, Jon Toral Resmi Berseragam Persik Kediri

Dikatakannya, sistem penjualan kopi memang lebih ke take away atau dibawa pulang, karena keterbatasan tempat. 

Pelanggan pesan secara online kemudian diantar ke rumah. Selain lewat medsos, ia juga mendaftarkan produk jualannya ke aplikasi ojek online.

Pesanan lewat aplikasi ojek online dari hari ke hari semakin ramai. Dalam sehari, ia rata-rata bisa mendapat orderan 50 cup kopi dari pelanggan lewat aplikasi ojek online.

Ada sekitar 10 varian minuman baik kopi maupun non-kopi yang ditawarkan ke pelanggan. 

Untuk harga minuman dijual mulai Rp 10.000 per cup sampai Rp 15.000 per cup. 

"Jenis minuman yang paling banyak dipesan pelanggan, yaitu, signature coffee latte dan es cendol," ujarnya. 

Menurut Ninuk, usaha kedai kopi rumahan sangat menjanjikan untuk menambah penghasilan keluarga. 

Di sisi lain, dengan membuka usaha coffee shop rumahan, ia tetap bisa mendapatkan penghasilan tambahan di sela-sela rutinitas merawat anak. 

"Kelebihan usaha rumahan ini, saya bisa mendapat tambahan uang belanja sendiri sambil mengurus anak dan keluarga," katanya.

(Samsul Hadi/TribunMataraman.com)

Editor : Sri Wahyunik 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.