Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Ini kronologi kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Cirebon–Bandung, tepatnya di Dusun Cimuja, Desa Cimuja, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Kamis (15/1/2026) pagi.
Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.
Saat itu, sepeda motor Honda Beat Street bernomor polisi Z-5258-AVV yang dikendarai Syifa Amanda Maulida dengan membonceng Syafa Azzahra melaju dari arah Cirebon menuju Bandung.
Baca juga: Identitas Pelajar Meninggal dan Selamat Akibat Kecelakaan di Cimalaka Sumedang
Berdasarkan keterangan yang dihimpun secara kronologis, kejadian ini terjadi pada kondisi jalan di lokasi kejadian beraspal baik, menurun, dan lurus setelah melewati tikungan ke kanan.
Pada ruas jalan tersebut terdapat marka jalan tidak terputus.
Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Honda Beat Street diduga menabrak bagian belakang sepeda motor lain yang berada di depannya.
Kendaraan yang ditabrak tersebut hingga kini belum diketahui nomor polisinya.
Akibat tabrakan tersebut, pengendara kehilangan kendali hingga sepeda motor terjatuh ke badan jalan. Pengendara dan penumpang yang dibonceng mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Baca juga: Pelajar SMK di Sumedang Tewas Setelah Motornya Kecelakaan di Cimuja Sumedang
Sementara itu, sepeda motor yang ditabrak dilaporkan tidak berhenti di lokasi kejadian dan terus melaju ke arah Bandung.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, salah satu korban, SA (17), siswi SMK di Sumedang, asal Kampung Ciseda RT02/05, Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat perawatan di RSUD Umar Wirahadikusumah.
"Ya, satu korban dilaporkan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis dii RSUD Umar Wirahadikusumah. Korban meninggal dunia merupakan penumpang Honda BeAT," kata Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Dini Kulsum saat dikonfirmasi Tribun Jabar.
Hingga kini, kata Dini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat tabrakan dan meninggalkan lokasi kejadian.
Ia juga mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalur rawan kecelakaan pada jam-jam padat aktivitas pagi hari.
"Kendaraan yang diduga terlibat tabrakan dan meninggalkan lokasi kejadian masih diselidiki," katanya.