Bos AS Roma di Liga Italia Cari Pemain Sayap Baru, Satu Nama di Fiorentina Jadi Opsi
January 15, 2026 04:50 PM

TRIBUNKALTENG.COM - Target transfer AS Roma musim dingin ini tidak hanya terbatas pada lini serang.

Direktur olahraga AS Roma Frederic Massara juga memfokuskan perhatian pada area lain, dengan prioritas pada penguatan sayap kiri.

Baca juga: Kesepakatan AS Roma dan Aston Villa Sukses, Donyell Malen Perkuat Giallorossi

Tujuannya adalah untuk menyediakan Gian Piero Gasperini dengan pemain sayap yang andal yang mampu memastikan keseimbangan taktis dan memungkinkan Wesley untuk kembali ke sayap kanan.

Skuad saat ini tidak sepenuhnya meyakinkan. Kondisi fisik Angelino masih diragukan, sementara Rensch belum pernah benar-benar memberikan dampak.

Di latar belakang juga ada Tsimikas, yang kesepakatan pinjamannya dengan Liverpool telah dibuka kemungkinannya untuk diakhiri enam bulan lebih awal.

Olympiacos dilaporkan telah menyatakan minatnya pada bek sayap asal Yunani tersebut.

Salah satu prospek yang paling banyak dipantau adalah Niccolò Fortini dari Fiorentina, seorang pemain muda menjanjikan yang populer di kalangan staf pelatih Giallorossi.

Kontak antara klub-klub tersebut semakin intensif, tetapi negosiasi tampak kompleks.

Proposal perpanjangan kontrak dari Fiorentina belum meyakinkan sang pemain, namun Roma menganggap nilai transfernya sekitar €20 juta terlalu tinggi.

Dan justru dalam konteks inilah, seperti yang dilaporkan oleh La Gazzetta dello Sport , nama bek kiri Club Brugge, Joaquín Seys, semakin banyak dibicarakan.

Pemain asal Belgia ini, yang juga dihargai sekitar €20 juta, tampaknya telah mengungguli Fortini dalam perebutan oleh Roma berkat latar belakang internasionalnya yang lebih luas, meskipun usianya masih muda.

Kabar AS Roma Lainnya

Klub Liga Italia, AS Roma dan Aston Villa menyepakati kesepakatan Donyell Malen setelah biaya transfer terungkap.

Donyell Malen akan meninggalkan Aston Villa setahun setelah bergabung dengan klub tersebut dari Borussia Dortmund.

Penyerang Aston Villa, Donyell Malen, telah setuju untuk bergabung dengan klub Italia AS Roma, menurut pakar transfer Fabrizio Romano.

Villa akan menerima biaya pinjaman sebesar 2 juta euro sebelum Malen bergabung dengan Roma secara permanen dengan harga 25 juta euro pada musim panas.

Malen baru bergabung dengan Villa dari Borussia Dortmund Januari lalu dan striker tersebut telah memberikan dampak musim ini.

Dengan tujuh gol di semua kompetisi, hanya Morgan Rogers yang mencetak lebih banyak gol untuk Villa di musim 2025/26.

Uang sebesar 27 juta euro yang akan diterima Villa dari penjualan Malen merupakan keuntungan dari 21 juta euro yang mereka bayarkan kepada Dortmund tahun lalu.

Yang mana mungkin memberikan indikasi mengapa Unai Emery menyetujui penjualan tersebut.

Perjuangan Villa dengan Peraturan Keuntungan dan Keberlanjutan telah didokumentasikan dengan baik.

Klub tersebut harus melakukan berbagai manuver di bursa transfer untuk meningkatkan skuad mereka sesuai dengan aturan yang berlaku.

Malen akan pergi setelah hanya 35 penampilan di Liga Inggris, tujuh di antaranya sebagai starter.

Namun, untuk bergabung dengan Roma yang saat ini berada di peringkat kelima Serie A di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.

AS Roma semakin maju untuk mendatangkan Donyell Malen dari Aston Villa guna perkuat lini serang.

Ya, AS Roma membuat kemajuan signifikan dalam upaya mereka untuk mendapatkan Donyell Malen.

Sang pemain masuk dalam rencana penyerang Aston Villa itu muncul sebagai target utama untuk memperkuat lini serang, pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini.

Menurut kabar yang beredar, Giallorossi telah memulai kontak untuk menjajaki kemungkinan transfer tersebut.

Hal tersebut dikarenakan Serigala Ibukota ingin menambah daya gedor lini serang untuk paruh kedua musim ini.

Yang perlu diperhatikan, negosiasi dengan klub Liga Inggris tersebut telah menetapkan patokan finansial yang jelas.

Aston Villa, yang mendatangkan pemain internasional Belanda itu dari Borussia Dortmund pada Januari 2025, tidak siap merugi atas pemain tersebut.

Lebih lanjut, laporan tersebut menunjukkan bahwa Villa menuntut angka yang sama dari AS Roma seperti yang mereka bayarkan kepada klub Jerman itu setahun yang lalu.

Ya, biaya yang diperkirakan berada di kisaran 30-35 juta euro untuk mendapatkan jasa dari Donyell Malen.

Memang, Donyell Malen dipandang oleh manajemen AS Roma sebagai pilihan taktik yang ideal untuk sistem intensitas tinggi Gasperini karena keserbagunaannya di lini depan.

Serta kecepatannya yang eksplosif bisa membantu lini serang dalam melakukan serangan balik.

Meskipun kontak awal berjalan positif, klub Italia tersebut kini sedang mengevaluasi bagaimana menyusun tawaran yang memenuhi tuntutan ekonomi Villa yang tegas.

Terutama kesepakatan yang berpotensi melibatkan peminjaman dengan kewajiban pembelian yang signifikan.

Oleh karena itu, proses transfer pemain berusia 26 tahun ini diperkirakan akan semakin cepat dalam beberapa hari mendatang.

Hal tersebut dikarenakan AS Roma berupaya mengalahkan pesaing untuk mendapatkan tanda tangannya.

Jika Giallorossi mampu mengatasi kesenjangan nilai transfer, Donyell Malen bisa menjadi rekrutan utama mereka di bursa transfer musim dingin.

Perekrutan Donyell Malen dari Aston Villa juga menandai investasi besar dalam masa depan lini serang klub.

AS Roma kini bersaing dengan West Ham United perebutkan pemain muda andalan Timnas Norwegia.

Pemain yang dimaksud adalah Andreas Schjelderup telah muncul sebagai salah satu contoh paling jelas dari pemain yang situasinya berubah drastis setelah pergantian manajer di Benfica.

Ia telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam perkembangannya di bawah Bruno Lage dan bahkan dianggap sebagai salah satu pemain terbaik klub selama periode tersebut.

Perjalanan kariernya tampak positif dan konsisten, dengan peluang reguler yang berkontribusi pada pertumbuhan dan kepercayaan dirinya.

Situasi tersebut berubah secara signifikan setelah Jose Mourinho tiba.

Waktu bermain Schjelderup langsung berkurang, dan sejak itu ia lebih sering tampil sebagai pemain pengganti.

Bagi seorang pemain muda yang masih mencari jati dirinya di level senior, kurangnya menit bermain yang konsisten telah menghambat perkembangannya.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan tentang masa depannya di klub.

Butuh waktu beberapa menit pada tahap krusial.

Di usianya yang baru 21 tahun, Schjelderup berada pada tahap karier di mana bermain secara reguler sangat penting.

Perkembangan, ritme, dan kepercayaan diri sangat terkait dengan waktu bermain, dan perannya saat ini tidak memberikan platform yang dibutuhkannya.

Oleh karena itu, Benfica mungkin terbuka untuk mendengarkan tawaran, terutama jika kepindahan tersebut akan menguntungkan baik pemain maupun klub.

Ketertarikan terhadap situasinya semakin meluas di luar Portugal.

Klub-klub dari Inggris dan Italia memantau perkembangannya dengan cermat, dengan West Ham dan AS Roma sama-sama tertarik untuk menambahkannya ke dalam skuad mereka.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa kedua pihak memandangnya sebagai sosok ideal yang mampu membuat perbedaan berarti dan siap untuk mendorong kesepakatan bulan ini.

Opsi transfer dan pertimbangan karir

Waktu yang tepat untuk potensi kepindahan ini memiliki makna tambahan.

Dengan Piala Dunia yang semakin dekat, Schjelderup memahami pentingnya bermain secara reguler jika ia ingin mengamankan tempatnya saat Norwegia bertandang ke Amerika Utara tahun ini.

Tetap berada di pinggiran tim dapat membahayakan ambisi tersebut, sehingga transfer menjadi pilihan yang menarik.

West Ham saat ini sedang kesulitan dan masih mencari keseimbangan di bawah asuhan Nuno Espirito Santo.

Klub menyadari kebutuhan akan opsi penyerang baru dan bersedia mendukung manajer di bursa transfer.

Andreas Schjelderup termasuk di antara pemain yang diidentifikasi mampu memberikan kualitas dan energi baru.

Namun, AS Roma mungkin menjadi tujuan yang lebih nyaman.

Performa mereka yang lebih kuat dapat menawarkan lingkungan yang lebih stabil, sehingga meningkatkan daya tarik kepindahan.

Pada akhirnya, keputusan Schjelderup kemungkinan besar akan berpusat pada di mana ia dapat bermain secara reguler.

Serta mencoba membangkitkan kembali kemajuan yang pernah membuatnya menjadi talenta yang sangat dihargai.

AS Roma dan Robinio Vaz tercapai, sang pemain siap menjalani pemeriksaan medis di Roma dalam 24 jam ke depan.

Menurut laporan di Italia dan Prancis, sensasi remaja Robinio Vaz akan terbang ke AS Roma untuk menjalani pemeriksaan medis besok.

Sang pemain diboyong dalam kesepakatan senilai 25 juta euro dengan Olympique Marseille.

Sang striker akan merayakan ulang tahunnya yang ke-19 bulan depan.

Namun, tampaknya ia akan merayakannya dengan mengenakan seragam Giallorossi.

Para pakar transfer pemain yakin bahwa kedua klub telah mencapai kesepakatan senilai total 20 juta euro ditambah 5 juta euro dalam bentuk bonus.

Pinjaman ini diharapkan memiliki opsi pembelian dan akan menjadi kewajiban jika target yang cukup mudah dicapai terpenuhi.

Bagaimana AS Roma mendapatkan Robinio Vaz

Direktur AS Roma, Ricky Massara, pergi ke Paris untuk berbicara langsung dengan pemain dan keluarganya.

Robinio Vaz kemudian dapat menandatangani kontrak empat setengah tahun bersama AS Roma.

Yang mana dengan mengetahui bahwa apa pun yang didapatnya akan menjadi peningkatan besar dibandingkan gajinya saat ini di Olympique Marseille.

Vaz juga sempat mengunggah pesan perpisahan kepada para penggemar di Instagram, namun kemudian menghapusnya.

Remaja itu sudah mencetak empat gol dan dua assist dalam 14 penampilan di Ligue 1 musim ini.

Robinio Vaz juga mewakili Prancis di berbagai level usia muda, termasuk U-20, setelah menimba ilmu di akademi Sochaux.

Marseille hanya membayar 200.000 euro untuk membeli dan mengamankan jasanya pada Agustus 2024 lalu. (Tribunkalteng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.