Iran telah berencana menyerang semua pangkalan Amerika Serikat (AS), termasuk di negara-negara kawasan.
Teheran akui sudah memperingatkan tiga negara tersebut untuk bersiap, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Turki.
Mengutip Iran Internasional pada (15/1), rencana ini diumumkan oleh seorang pejabat senior Iran pada Rabu (14/1/2026).
Lebih tepatnya dilaporkan bahwa seorang pejabat menyatakan bahwa Teheran telah menyampaikan kepada negara-negara kawasan.
Mulai dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab hingga Turki, bahwa pangkalan militer AS di negara-negara tersebut akan menjadi sasaran serangan apabila AS menargetkan Iran.
Seraya menambahkan bahwa Iran juga meminta pemerintah-pemerintah terkait untuk berupaya mencegah terjadinya serangan AS.
"Teheran telah memberi tahu negara-negara regional, mulai dari Arab Saudi dan UEA hingga Turki, bahwa pangkalan AS di negara-negara tersebut akan diserang jika AS menargetkan Iran," kata pejabat itu, menambahkan bahwa Iran telah meminta pemerintah-pemerintah tersebut untuk mencoba mencegah serangan AS apa pun.
Adapun, peringatan ini dilontarkan pihak Iran setelah Presiden Donald Trump mengancam akan campur tangan di tengah protes anti-pemerintah di seluruh negeri.
Sebatas informasi saja, sejumlah personel di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, sudah disarankan meninggalkan lokasi.
Seruan ini diumumkan pada Rabu (14/1/2026) malam waktu setempat.