Tomohon, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Kota Tomohon, resmi merilis logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kota Tomohon Sulawesi Utara (Sulut) yang jatuh pada tanggal 27 Januari 2026 mendatang.
Logo tersebut telah diunggah melalui halaman resmi Pemerintah Kota Tomohon, Sulawesi Utara.
Hal ini menjadi identitas visual peringatan hari jadi kota yang dikenal sebagai Kota Bunga.
Logo HUT ke-23 ini merepresentasikan identitas Kota Tomohon sebagai kota yang terus bertransformasi, berwawasan lingkungan, serta memiliki daya saing berbasis nilai budaya, spiritualitas, dan keberlanjutan.
Secara visual, logo disusun dari elemen pita dinamis yang membentuk komposisi harmonis.
Bentuk pita yang mengalir melambangkan proses transformasi berkelanjutan, yakni perubahan yang adaptif, progresif, dan tidak terputus.
Di mana ini sejalan dengan semangat pembangunan Kota Tomohon yang terus bergerak maju.
Logo tersebut menggunakan tiga warna utama, yakni merah, biru, dan hijau.
Warna merah melambangkan semangat, keberanian, serta daya juang masyarakat Kota Tomohon, sekaligus menggambarkan energi perubahan dan keberanian untuk berinovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Warna biru merepresentasikan ketenangan, kepercayaan, dan profesionalisme.
Biru mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik, stabilitas, serta kesiapan Kota Tomohon dalam membangun sistem yang modern dan berdaya saing.
Sementara itu, warna hijau melambangkan alam, kesuburan, dan keberlanjutan, yang menegaskan identitas Tomohon sebagai kota pegunungan yang sejuk, kaya vegetasi, serta memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan berwawasan lingkungan.
Dari sisi simbol, Gunung Lokon menjadi elemen penting dalam logo. Gunung ini membentuk karakter wilayah dan kehidupan masyarakat Tomohon.
Sebagai gunung api aktif, Lokon menciptakan tanah yang subur dan iklim sejuk yang mendukung sektor pertanian dan florikultura, sekaligus berperan sebagai penyangga lingkungan dan keseimbangan ekosistem.
Danau Linow turut hadir sebagai elemen visual yang merepresentasikan kekayaan alam dan keunikan geologis Kota Tomohon.
Danau ini dikenal dengan keindahan alamnya yang khas serta fenomena perubahan warna air, yang melambangkan dinamika, adaptasi, dan harmoni antara alam dan kehidupan manusia.
Elemen daun dan figur orang atau masyarakat merepresentasikan nilai-nilai utama yang menjadi fondasi pembangunan Kota Tomohon.
Daun melambangkan alam, kehidupan, dan keberlanjutan, sekaligus mencerminkan identitas Tomohon sebagai kota yang sejuk dan subur.
Simbol ini menegaskan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan demi generasi mendatang.
Bunga krisan dalam logo melambangkan jati diri Tomohon sebagai “Kota Bunga” yang indah, sejuk, dan produktif.
Krisan juga merepresentasikan ketekunan, kerja keras, serta daya juang masyarakat yang mampu tumbuh dan berkembang selaras dengan alam.
Tugu Alfa Omega menjadi simbol identitas religius Kota Tomohon yang kuat.
Monumen ini mencerminkan warisan Kekristenan yang mendalam di Sulawesi Utara serta menjadi pusat refleksi nilai spiritual dan budaya masyarakat.
Motif geometris dan ornamen lokal mempertegas akar budaya daerah yang tetap dijaga di tengah modernisasi.
Penggunaan motif Tari Kabasaran merepresentasikan warisan budaya Minahasa yang sarat nilai keberanian, kedisiplinan, dan semangat kepahlawanan, mencerminkan karakter masyarakat Kota Tomohon yang tangguh, berani, dan bertanggung jawab.
Pada peringatan HUT ke-23 ini, Kota Tomohon dipimpin oleh Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar.
Caroll juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan perayaan tersebut.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, jajaran pemerintah untuk bersatu, berpartisipasi aktif, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menyukseskan HUT ke-23 Kota Tomohon,” ujar Caroll Senduk.
Kota Tomohon adalah satu dari empat kota di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, yang merupakan enklave dari Kabupaten Minahasa.
Sebelum tahun 2003, Tomohon merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa.
Dalam perkembangannya, Tomohon mengalami kemajuan, sehingga ada aspirasi dari warga Tomohon untuk meningkatkan status Tomohon menjadi sebuah kota.
Kota Tomohon berjarak 24.9 Km dari Kota Manado Ibu Kota Provinsi Sulut.
Untuk bisa ke Tomohon dari Manado bisa ditempuh dengan jarak 54 menit lewat jalan Manado-Tomohon.