TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kamis (15/1/2026), cuaca tampak lebih bersahabat di Kota Manado, Sulawesi Utara.
Namun, hal itu rupanya tak berlaku di laut.
Ombak masih cukup kencang, pun dengan anginnya.
Sejumlah nelayan tradisional di Kota Manado masih belum berani melaut akibat cuaca yang tidak menentu.
Hal itu lantaran perahu mereka kecil.
Salah satu nelayan, Ferdy, mengatakan kondisi laut saat ini belum memungkinkan bagi nelayan tradisional untuk melaut.
Menurutnya, hanya kapal-kapal besar yang masih bisa beroperasi.
"Kalau kapal besar masih bisa, tapi kalau seperti kami yang perahu kecil-kecil tidak berani,” ujar Ferdy.
Ia tak mengelak bahwa harga ikan sempat naik.
Namun, kini mulai normal kembali seiring kembalinya kapal-kapal besar ke laut.
“Harga ikan sempat naik, tapi sekarang sepertinya sudah normal karena kapal besar sudah melaut kembali,” tambahnya.
Hal serupa disampaikan nelayan lainnya, Abdul.
Ia mengaku saat ini memilih tidak melaut dan membantu istrinya berjualan di warung makan milik keluarga.
Biasanya, Abdul melaut untuk memenuhi kebutuhan ikan di warung tersebut serta dijual kembali.
Baca juga: Aspal Berlubang di Jalan RW Mongisidi Manado: Kerap Tergenang Air, Ganggu Pengguna Jalan
Baca juga: Kunci Gitar Untuk Mencintaimu - Seventeen - Chord G
Karena tidak melaut, Abdul dan istri terpaksa membeli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) untuk kebutuhan usahanya.
Ia menilai kondisi cuaca saat ini sangat sulit diprediksi.
“Cuaca sekarang susah sekali ditebak. Di darat panas sekali, tapi di laut berombak.
Anginnya juga kencang, jadi tidak berani ambil risiko,” jelasnya.
Para nelayan berharap kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas melaut dapat kembali normal dan mata pencaharian mereka tidak terus terganggu.(*)