- Di media sosial beredar video yang memperlihatkan sebuah mobil melawan arus dari arah Salemba, Jakarta Pusat, kemudian masuk ke jalur Transjakarta di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Rabu malam, (15/1/2026).
Mobil berwarna hitam melaju secara mundur lantaran dari ada bus Transjakarta dari arah depan. Peristiwa itu direkam oleh warga sekitar.
KBO Satlantas Wil Jakarta Timur AKP Eko mengungkap kronologi mobil yang melawan arah itu. Dia juga mengatakan pihaknya sudah mengecek kondisi lalu lintas kendaraan.
"Jadi si pengendara roda empat ini dia dari arah Salemba mengarah ke Matraman. Nah, di lampu merah Matraman, dia mengambil jalur sebelah kanan, yang mana jalur sebelah kanan itu memang dibuat contraflow, dibuat contraflow sampai dengan kawasan Dobrak. Sampai dengan Dobrak yang depan hotel, Sophier Hotel itu," kata Eko, Kamis, dikutip dari Warta Kota Live.
Dia berkata harusnya mobil tersebut mengambil jalan ke kiri, bukan lurus ke jalur bus TransJakarta. Kata Eko, pengemudi mobil diduga baru pertama kali melintas di jalan itu sehingga salah mengambil jalan ke jalur bus TransJakarta.
"Dia masuk jalur Transjakarta yang mengarah ke arah utara dari arah selatan," katanya.
Kemudian, Eko berujar pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan sudah memasang rambu lalu lintas atau tanda panah untuk memberikan informasi kepada pengemudi kendaraan yang melintas. Akan tetapi, pengemudi mobil hitam yang melawan arah itu tidak menyadari keberadaan tanda tersebut sehingga tetap lurus ke jalur TransJakarta.
"Pas di ujungnya Gramedia itu lho Mas, Gramedia Matraman. Ada contraflow, semenjak adanya LRT dibuat contraflow karena penyempitan jalan yang mengarah ke Salemba dari lampu merah Salemba ke arah Matraman memang jalannya agak sempit," kata Eko.
(*)