TRIBUNJAKARTA.COM - Anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengungkit nama sahabatnya Hesti Purwadinata yang mendukung Aurelie Moeremans.
Artis Aurelie Moeremans menuangkan kisah hidupnya yang mengalami child grooming melalu buku Broken Strings.
Rieke Diah Pitaloka menyebut Hesti Purwadinata menerima intimidasi setelah memberikan dukungannya kepada Aurelie Moeremans.
Hal itu dikatakan Rieke dalam rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/1/2025).
Rieke menyebutkan Hesti mendapatkan ancaman dari terindikasi pelaku child grooming kepada Aurelie Moeremans.
"Ada yang coba membela langsung diintimidasi. Kasus ini, langsung sahabat saya juga Hesti, langsung diitimidasi," kata Rieke dikutip TribunJakarta.com dari akun instagram Rieke Diah Pitaloka, Kamis (15/1/2026).
Rieke pun memohon dukungan untuk mengangkat isu child grooming yang dibuka oleh Aurelie.
Politikus PDI Perjuangan itu pun mengingatkan aturan yang dapat menjerat terindikasi pelaku yakni UU Perlindungan Anak, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual, UU ITE hingga KUHP yang baru.
"Persoalan ini ada hukuman berlapis," katanya.
Rieke juga membuka ruang diskusi dengan Komnas HAM dan Komnas Perempuan tentang chil grooming.
"Libatkan kami, sehingga kami bisa melakukan edukasi," katanya.
"Kita melanjutkan perjuangannya yang terindikasi pelaku berkoar-koar," ujarnya.
Melalui channel Instagram, Hesti menceritakan mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui seseorang tersebut ternyata tidak hanya mengirim pesan ancaman kepada suaminya, tetapi juga kepadanya secara pribadi.
Ia bahkan baru menyadari hal itu setelah diberi tahu oleh temannya. “Sumpah baru tahu kalau dia juga DM aku panjang lebar, itu pun karena dikasih tahu teman. Kirain DM-nya cuma ke suami doang,” tulis Hesti, dikutip pada Kamis (15/1/2026).
Tak hanya melalui Instagram, orang tersebut disebut juga menghubungi suaminya, Edo Borne, lewat WhatsApp meski Hesti mengaku tidak mengetahui bagaimana nomor pribadi tersebut bisa didapatkan.
Hesti menegaskan bahwa sejak awal ia sudah meminta agar pesan-pesan tersebut tidak ditanggapi
Situasi semakin mengejutkan ketika Hesti mengetahui dirinya juga dikirimi pesan panjang dan dikomentari di TikTok dengan substansi yang serupa.
“Kata-katanya beda-beda, tapi intinya sama. Dan yang ke aku malah panjang banget,” ungkapnya.
Namun, Hesti menegaskan bahwa dirinya tidak merasa terancam. Ia hanya mempertanyakan motif di balik pesan yang menurutnya berlebihan.
“Aku bukan tipe yang gampang ke-trigger, jadi sama sekali enggak ngerasa terancam. Cuma sempat mikir, ‘Ini orang kenapa sih?’,” tulisnya disertai nada bercanda.
Hesti juga menegaskan bahwa unggahan tangkapan layar WhatsApp yang sempat muncul di kanal milik Aurelie telah dilakukan atas persetujuannya.
Di tengah situasi tersebut, Hesti Purwadinata menyampaikan dukungannya kepada Aurelie.
“Dulu aku sering banget dengar sepenggal-sepenggalnya, tapi jujur baru sekarang benar-benar tahu the whole story, apa yang kamu alami, lalui, dan mimpi buruk yang harus kamu tanggung sendirian,” tulis Hesti.
Sementara itu, Roby Tremonti membantah tudingan ancam Hesti Purwadinata. Roby Tremonti mengaku dirinya yang mengirim DM (direct message) kepada suami Hesti.
Roby menegaskan bahwa dirinya tidak langsung menyerang Hesti. Ia menghubungi suami Hesti, Edo Borne.
"Jangan dipelintir tentang timeline. Seingat saya, saya DM Edo Borne karena dia suami Hesti. Jelas narasi yang beredar melibatkan nama Hesti Purwadinata," ujar Roby, dikutip dari Tribun Video.
Pada keterangannya, ia membacakan isi pesan DM Instagram yang dikirimkan kepada Edo.
Pesan tersebut berisi keberatan Roby atas tindakan Hesti yang ikut menyebarkan tautan buku Aurelie.
"Do, gimana kabar? Gue dapat kabar dari teman gue Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie. Sori ya Bro, terpaksa gue capture. Di buku itu memang nggak mention gamblang nama gue, tapi penggiringan opini sepenuhnya ke gue. Kalau memang sampai peak (ramai), gue akan
bawa ke jalur hukum Bro," kutip Roby membacakan pesannya.
Lebih lanjut, Roby merasa pernyataan Hesti di sosial media sangat menyakitkan. Menurutnya hal itu bisa mematikan mata pencahariannya di dunia seni peran.
"Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar. Hesti kenal saya, pernah syuting bareng, tapi dia memvalidasi kalimat 'Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung'. Pekerjaan saya di dunia syuting, berarti dia ingin saya diboikot, kan?" tuturnya.
Baru-baru ini Roby Tremonti membantah tudingan bahwa dirinya ancam
Hesti Purwadinata. Alasannya mengirim DM adalah karena merasa sakit hati. Terlebih buku Broken Strings Aurelie Moeremans saat ini tengah hangat diperbincangkan.
"Wajar saya merasa sakit hati? Sangat wajar menurut saya. Hesti tahu orangnya, pernah syuting bareng dan kenal, dan memvalidasi, 'Aku sungguh berharap dia tidak pernah lagi diberi panggung'," ucap Roby, dikutip dari Kompas.com.