Surat dari Orang Tua Bayi yang Dibuang di Teras Rumah Warga, Minta Jangan Diviralkan
January 15, 2026 10:57 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, BANYUWANGI – Orang tua bayi laki-laki yang ditemukan di teras rumah warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (14/1/2026) malam, meninggalkan secarik surat tulisan tangan. Dalam surat itu orang tua bayi meminta agar kasus ini tidak diviralkan.

Surat tersebut ditemukan di dalam kardus bersama bayi dan sejumlah perlengkapan.

Kapolsek Glagah Iptu Edy Jaka Supaat membenarkan keberadaan surat tersebut. Menurutnya, surat itu ditujukan kepada pemilik rumah tempat bayi ditinggalkan.

“Surat ditemukan di dalam kardus bersama bayi dan perlengkapan bayi,” ujar AKP Edy Jaka, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Kardus di Teras Rumah Warga Banyuwangi

Minta Maaf

Dalam surat itu, orang tua bayi menyampaikan permohonan maaf sekaligus berharap bayi tersebut dapat dirawat oleh pemilik rumah.

“Bu, sebelumnya saya minta maaf ya. Saya harap ibu menerimanya. Saya minta tolong, ya, Bu,” demikian kutipan isi surat tersebut.
Penulis surat juga meminta agar bayi dirawat seperti anak sendiri, dengan alasan tidak memiliki pilihan lain selain menitipkan anaknya.

“Mungkin ini jalan yang terbaik, Bu. Daripada anak saya digeletakkan di jalan, mending saya titipkan ke ibu,” lanjut isi surat.

Baca juga: Segera Dibagikan, Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo akan Tunjang Wisata Heritage Banyuwangi

Orang tua bayi dalam surat tersebut mengakui perbuatannya dan menyatakan penyesalan.

“Saya memang salah, Bu. Tapi tidak ada cara lain. Sekali lagi, rawat anak ini ya, Bu,” tulisnya.

Selain itu, penulis surat juga mencantumkan informasi kelahiran bayi serta nama yang diberikan. Namun, demi melindungi hak dan masa depan anak, identitas bayi tidak dipublikasikan.

Dalam bagian akhir surat, orang tua bayi juga meminta agar peristiwa tersebut tidak disebarluaskan.

“Jangan diviralkan, minta tolong. Rawat anak ini seperti anak kandung ibu sendiri,” tulisnya.

Baca juga: Ekspor Banyuwangi 2025 Tembus Rp 3,9 Triliun, Naik 18 Persen di Tengah Tekanan Global

Bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kardus mie instan di teras rumah warga pada malam hari. Keberadaan bayi pertama kali diketahui penghuni rumah sekitar pukul 22.00 WIB setelah terdengar suara tangisan.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Glagah. Polisi bersama tenaga kesehatan segera mengevakuasi bayi dan membawanya ke fasilitas medis.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bayi dalam kondisi sehat. Setelah mendapat penanganan di klinik, bayi dirujuk ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kami berkoordinasi dengan Unit Reskrim dan Inafis Polresta Banyuwangi untuk menyelidiki dan mencari orang tua yang membuang bayi tersebut,” tambah Kapolsek Glagah.

(TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.