Wujud Solidaritas, Mahasiswa Unipa Gotong Royong Tuntaskan Tugas Akhir Penelitian
January 15, 2026 11:44 PM

TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Sejumlah mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Papua (Unipa) menunjukkan semangat gotong royong dengan membantu salah satu rekan mereka dalam menyelesaikan tugas akhir penelitian.

Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Mahasiswa Katolik Villanova, Amban, Manokwari, Kamis (15/1/2025).

Mahasiswa yang terlibat berasal dari lintas fakultas, di antaranya Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Sastra, serta Fakultas Peternakan.

Mereka secara sukarela membantu proses perontokan sorgum secara manual yang menjadi bagian penting dari tugas akhir penelitian.

Penelitian tersebut dikerjakan oleh Yoram Walilo, mahasiswa Fakultas Pertanian, Jurusan Budidaya Pangan. 

Yoram menjelaskan bahwa perontokan sorgum dilakukan untuk kebutuhan penelitian ilmiah yang sedang ia kerjakan.

“Perontokan sorgum ini dilakukan untuk keperluan penelitian. Penelitian ini merupakan satu paket dengan empat dosen yang juga sedang melakukan riset tentang sorgum,” ujar Yoram disela-sela merontok sorgum.

Ia menambahkan, penelitian Tugas Akhir tersebut sejatinya dikerjakan oleh empat mahasiswa, namun hingga saat ini hanya dua orang yang masih aktif menyelesaikannya.

“Hasil dari sorgum ini nantinya akan diuji untuk dikembangkan menjadi bibit unggul sebagai salah satu alternatif pengganti pangan,” jelasnya.

Baca juga: 535 Mahasiswa UNIPA Siap Mengabdi di Lima Kabupaten

Lebih lanjut, Yoram mengungkapkan bahwa penelitian yang dilakukannya mencakup seluruh tahapan, mulai dari pembukaan lahan baru, proses penanaman, pemeliharaan, pemanenan, hingga pengujian biji sorgum guna mendapatkan bibit unggul.

Ia juga menyampaikan bahwa sempat menargetkan wisuda pada Maret 2026, namun harus tertunda karena masih terdapat satu mata kuliah wajib yang belum diambil.

“Sebenarnya saya target wisuda bulan Maret, tetapi setelah dicek kembali, ternyata ada satu mata kuliah wajib yang belum saya ambil, sehingga harus saya selesaikan terlebih dahulu,” katanya.

Meski demikian, Yoram menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan studi dan menargetkan wisuda pada Agustus 2026 mendatang.

Sementara itu, salah satu mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian, Fiki Itlay, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini sudah menjadi kebiasaan di kalangan mahasiswa Unipa.

“Kami sudah terbiasa saling membantu kakak-kakak maupun teman-teman yang membutuhkan tenaga untuk keperluan penelitian atau tugas akhir,” ujar Fiki.

Menurutnya, semangat kebersamaan dan solidaritas antar mahasiswa menjadi nilai penting dalam mendukung kelancaran studi serta mempererat hubungan antar fakultas di lingkungan Universitas Papua.

Berdasarkan pantauan, sejumlah mahasiswa tersebut merontok sorgum secara manual mengunakan tangan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.