TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Meski usianya tak lagi muda, semangat Uray Indra Mulya (64), warga Kota Pontianak, tetap membara dalam menjalani persiapan ibadah haji.
Salah satu tahapan yang diikutinya adalah tes kebugaran sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan jamaah haji, Kamis 15 Januari 2026.
Uray Indra Mulya mengatakan, persiapan terpenting menjelang ibadah haji adalah kondisi fisik. Menurutnya, tes kebugaran menjadi salah satu cara untuk memastikan kesiapan tubuh sebelum berangkat ke Tanah Suci.
"Persiapan menjelang ibadah haji yang paling penting itu sebenarnya fisik. Kita juga hari ini kan dicek fisik kita. Cuman, di sini jaraknya dekat, cuma 1,9 kilometer," ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id.
Usai menjalani tes kebugaran, Uray mengaku merasakan kondisi tubuhnya menjadi lebih bugar, meski jarak yang ditempuh tidak terlalu jauh dan dilakukan di bawah terik matahari.
"Sebenarnya sih rasanya lebih bugar, ya. Karena kita kan keluar keringat. Walaupun jaraknya cuma 1,9 kilo, kita berjalan, karena tambah terik matahari, keluar keringat, lebih bugar lah rasanya," katanya.
Ia menilai jarak tersebut masih tergolong ringan, terutama karena dirinya sudah terbiasa berjalan kaki dalam aktivitas sehari-hari.
"Mungkin, tapi karena kita sudah terbiasa berjalan, saya pikir masih bisalah lebih dari itu," tambahnya.
Baca juga: DPRD Pontianak Kawal Ketat Program 2026, Rapat Kerja Marathon dengan OPD
Dari hasil pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan, Uray menyebut kondisinya dalam keadaan normal. Meski memiliki riwayat diabetes, ia memastikan penyakit tersebut masih dapat dikendalikan dengan rutin melakukan kontrol kesehatan.
"Alhamdulillah dari pengecekan keseluruhan saya normal, cuma ada diabetes sedikit. Itu masih bisa terkendali karena saya setiap bulan saya kontrol ke dokter," jelasnya.
Uray Indra Mulya juga mengungkapkan bahwa ibadah haji yang akan dijalaninya kali ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, ia telah menunaikan ibadah haji pada tahun 1997.
"Ini kedua kalinya saya menunaikan ibadah haji. Yang pertama tahun 97, baru yang ini yang keduanya. Kalau umrah, sudah sering, sudah beberapa kali," tuturnya.
Ia pun mengapresiasi kemudahan proses persiapan haji saat ini, mulai dari pengurusan paspor hingga pemeriksaan kesehatan yang dinilai berjalan lancar dengan pendampingan petugas.
"Alhamdulillah untuk proses sekarang dipermudah semua. Mulai dari urusan paspor, cek kesehatan, itu alhamdulillah lancar semua. Malah kita dibantu oleh petugas, terutama," pungkasnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!