TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Mayat laki-laki ditemukan dalam sebuah rumah di Jalan Abu Bakar RT 005 RW 003, Desa Tanjung, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah pada Kamis 15 Januari 2026 pagi WIB.
Korban diketahui bernama Agusdan (48).
Ia adalah petani yang tinggal seorang diri di rumah TKP.
Agusdan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Bahkan jasadnya sampai membusuk di kamar depan rumahnya.
Bagaimana kronologi penemuannya?
• Agusdan Warga Mempawah Ditemukan Terbujur Kaku dengan Bau Menyengat, Ketua RT: Korban Pendiam
Pamapta II Polres Mempawah, Ipda Ahmad Sulaiman mengatakan kronologi penemuan jasad Agusdan berawal dari informasi masyarakat.
"Begitu menerima laporan, piket Pamapta bersama INAFIS Polres Mempawah dan anggota Polsek Mempawah Hilir langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal," ujar Ipda Ahmad Sulaiman dalam keterangannya, Kamis 15 Januari 2026.
Keponakan Agusdan, Rizki menjadi orang yang pertama kali menemukan mayat sang paman.
Saat itu, Rizki mencium bau busuk dari dalam rumah Agusdan.
Sontak ia mendatangi rumah Agusdan dan terkejut menemukan pamannya dalam keadaan meninggal.
Dari keterangan para saksi, korban terakhir kali terlihat pada Selasa 13 Januari 2026.
Sepupu korban, Kusnani, menyebutkan bahwa korban masih sempat beraktivitas dan makan di rumah saksi pada hari tersebut.
"Korban memang tinggal sendirian dan diketahui mengidap gangguan jiwa. Pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Singkawang pada tahun 2020 dan hingga saat ini masih sering mengalami gangguan," terang Ipda Ahmad.
Ketua RT setempat, Heryuni Ilsilayandi, juga membenarkan bahwa korban dikenal pendiam namun kerap mengamuk akibat penyakit yang dideritanya.
Ia langsung mendatangi lokasi setelah menerima kabar dari warga.
• Antrean Haji 26 Tahun, 87 Anak di Mempawah Kalbar Telah Daftar dan Masuk Antrean Haji
Ipda Ahmad Sulaiman menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Secara kasat mata tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Jenazah sudah dalam kondisi membusuk dan diperkirakan korban meninggal beberapa hari sebelum ditemukan," ungkapnya.
Pihak keluarga korban telah menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
"Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Jenazah akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga di lingkungan setempat," tutup Ipda Ahmad.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!