TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 16 Januari 2026 memperingati hari Isra Miraj, Hari Makanan Pedas Internasional, Hari Penerbit Buku, Hari Kebebasan Beragama Nasional, dan Hari Apresiasi Naga Nasional.
Di Indonesia, hari peringatan Isra Miraj 1447 H ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Peringatan ini mengajak umat Islam untuk mengingat peristiwa naiknya Nabi Muhammad Saw. ke Sidratul Muntaha untuk memperoleh perintah sholat lima waktu dari Allah Swt.
Selain Isra Miraj, tanggal 16 Januari 2026 juga memperingati hari-hari nasional di berbagai negara, berikut ringkasannya.
Isra Miraj merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad Saw. dari Masjidil Haram, Mekkah, ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, Palestina pada tahun ke-12 kenabiannya.
Dari Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad naik ke Sidratul Muntaha dan mendapat perintah langsung dari Allah Swt untuk menunaikan sholat wajib lima waktu, menurut penjelasan di laman Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Peristiwa Isra Miraj diperingati pada 27 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan hari Jumat, 16 Januari 2026 dalam penanggalan Masehi.
Pemerintah Indonesia menetapkan hari peringatan Isra Miraj sebagai hari libur nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 1953.
Selanjutnya, daftar hari libur nasional termasuk Isra Miraj diperbarui secara berkala oleh pemerintah melalui berbagai keputusan, termasuk SKB Tiga Menteri Tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, yang ditetapkan pada 19 September 2025.
Baca juga: 10 Hikmah dan Pelajaran Penting tentang Isra Miraj Nabi Muhammad SAW yang Wajib Diketahui
Hari Makanan Pedas Internasional diperingati setiap 16 Januari sebagai bentuk perayaan terhadap kekayaan kuliner pedas dari berbagai belahan dunia.
Makanan pedas tidak hanya menjadi cita rasa khas, tetapi juga bagian dari identitas budaya banyak negara, seperti sambal di Indonesia, cabai di Meksiko, hingga masakan berbumbu kuat dari Asia Selatan.
Peringatan ini mengajak masyarakat untuk mengenal dan menghargai keberagaman tradisi kuliner global.
Selain soal rasa, makanan pedas juga dikenal memiliki manfaat kesehatan, seperti membantu metabolisme dan meningkatkan nafsu makan.
Melalui peringatan ini, para pecinta kuliner didorong untuk lebih berani mengeksplorasi hidangan pedas sekaligus mendukung pelestarian resep tradisional yang diwariskan turun-temurun, dikutip dari National Food Days.
Hari Penerbit Buku diperingati setiap 16 Januari untuk menghormati peran penting penerbit dalam dunia literasi dan pendidikan.
Penerbit menjadi jembatan antara penulis dan pembaca, memastikan karya-karya intelektual dapat diakses publik secara luas dan berkualitas.
Tanpa penerbit, banyak gagasan, ilmu pengetahuan, dan karya sastra berpotensi tidak terdokumentasi dengan baik.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, peringatan ini juga menjadi momentum refleksi atas tantangan industri penerbitan.
Transformasi format buku, perubahan perilaku membaca, serta perlindungan hak cipta menjadi isu penting yang terus dihadapi penerbit dalam menjaga ekosistem literasi tetap hidup dan relevan.
Hari Kebebasan Beragama Nasional yang diperingati setiap 16 Januari menegaskan pentingnya hak setiap individu untuk memeluk dan menjalankan ajaran agama sesuai keyakinannya.
Peringatan ini menyoroti kebebasan beragama sebagai hak asasi manusia yang fundamental dan harus dijamin oleh negara dalam kehidupan bermasyarakat.
Momentum ini juga menjadi pengingat akan pentingnya sikap toleransi dan saling menghormati di tengah keberagaman keyakinan.
Dengan menjunjung tinggi kebebasan beragama, masyarakat diharapkan dapat membangun kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan bebas dari diskriminasi berbasis kepercayaan, dikutip dari National Today.
Hari Apresiasi Naga Nasional diperingati setiap 16 Januari untuk merayakan sosok naga sebagai makhluk mitologis yang kaya makna dalam berbagai kebudayaan dunia.
Naga kerap digambarkan sebagai simbol kekuatan, kebijaksanaan, dan perlindungan, terutama dalam budaya Asia, sementara di Barat sering muncul dalam kisah fantasi dan legenda.
Peringatan ini juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kreativitas manusia dalam sastra, seni, dan budaya populer.
Naga terus hidup dalam imajinasi modern melalui buku, film, dan permainan, membuktikan bahwa mitologi klasik tetap relevan dan mampu menginspirasi lintas generasi, dikutip dari Holiday Calendar.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)