TRIBUNJABAR.ID - Simak delapan rekomendasi tempat wisata gratis di Kota Bandung sebagai referensi destinasi liburan long weekend pertama di tahun 2026.
Long weekend pertama di bulan Januari setelah liburan tahun baru ini bertepatan dengan peringatan Isra Miraj 1447 H yang jatuh pada Jumat (16/1/2026).
Momen long weekend ini juga biasa dimanfaatkan oleh masyarakat luas untuk berlibur sejenak dari rutinitas.
Di Kota Bandung, ada beberapa tempat wisata gratis yang bisa dikunjungi bersama keluarga maupun teman untuk mengisi momen long weekend.
Berikut Tribunjabar.id rangkum pilihan tempat wisata gratis di Kota Bandung untuk destinasi liburan long weekend pertama di tahun 2026:
1. Jalan Asia Afrika
Destinasi ini menjadi magnet utama bagi turis karena posisinya di jantung kota.
Di sepanjang jalan ini, wisatawan dapat menyaksikan kemegahan bangunan bersejarah seperti Museum Konferensi Asia Afrika dan Hotel Savoy Homann.
Baca juga: Bandung Zoo Terancam Hilang? Wali Kota Muhammad Farhan Siapkan 3 Konsep Baru Penataan Tamansari
Daya tarik lainnya adalah keberadaan para cosplayer hantu di sekitar Gedung Merdeka hingga Jalan Dr. Ir. Soekarno yang siap diajak berfoto.
2. Teras Cikapundung
Teras Cikapundung berlokasi di Jalan Siliwangi. Tempat ini menawarkan ketenangan di tepi aliran Sungai Cikapundung.
Pengunjung dapat melihat jembatan merah yang menjadi ikon penghubung antara amfiteater dan pinggiran sungai.
Pada momen libur panjang atau akhir pekan, biasanya terdapat pertunjukan pencak silat yang digelar di area amfiteater.
3. Taman Dewi Sartika
Memiliki luas sekitar 4.390 meter persegi, taman ini berada di dalam area Balai Kota Bandung, tepatnya di Jalan Wastukencana Nomor 2.
Nama taman ini diambil dari pahlawan wanita asal Bandung, Dewi Sartika, yang patungnya berdiri tegak di sana.
Fasilitas penunjangnya sangat beragam, mulai dari area bermain anak, jalur pejalan kaki, hingga hewan edukatif.
4. Lembur Katumbiri
Dahulu dikenal dengan nama Kampung Pelangi 200, destinasi wisata baru ini terletak di RW 12, Kelurahan Dago.
Akses masuknya bisa melalui gang di Jalan Siliwangi yang berada persis di samping Teras Cikapundung.
Sesuai namanya, kampung ini menonjolkan estetika rumah warga yang dicat warna-warni.
Suasana di sini semakin semarak dengan iringan musik dan berbagai jajanan kuliner lokal.
5. Gedung Sate
Baca juga: Puskesmas 24 Jam Kini Hadir di Kota Bandung, 2 Sudah Mulai Beroperasi dan 5 Bakal Menyusul
Terletak di Jalan Diponegoro Nomor 22, gedung ini merupakan simbol ikonik bagi Kota Bandung dan Provinsi Jawa Barat.
Wisatawan sering memanfaatkan area depan gedung untuk berfoto, baik saat terang maupun malam hari.
Di seberang bangunan ini, terdapat Lapangan Gasibu yang menyediakan banyak pilihan makanan dan minuman bagi pengunjung yang ingin bersantai sambil mengagumi kemegahan Gedung Sate.
6. Taman Sejarah Bandung
Taman Sejarah Bandung berada tepat di belakang Balai Kota, tepatnya di Jalan Aceh Nomor 53.
Taman ini menawarkan edukasi mengenai sejarah Kota Bandung lewat relief di dinding.
Pengunjung juga bisa mengenal sosok para pemimpin Bandung melalui foto-foto wali kota dari berbagai periode.
Dengan luas 2.600 meter persegi, taman ini menyediakan kolam dangkal yang aman bagi anak-anak untuk bermain air.
7. Jalan Braga
Jalan Braga adalah salah satu ikon wisata yang menyuguhkan atmosfer kolonial melalui arsitektur art-deco yang estetik.
Selain deretan kafe dan restoran, pengunjung dapat menikmati karya seni di galeri atau yang dipajang di pinggir jalan. Tersedia juga jasa fotografer jalanan bagi yang ingin hasil foto profesional.
Setiap akhir pekan (Sabtu-Minggu), jalan ini sepenuhnya bebas dari kendaraan bermotor.
8. Alun-Alun Kota Bandung
Berlokasi di area Jalan Asia Afrika, kompleks ini menjadi pusat keramaian di Kota Bnadung.
Kompleks Alun-Alun Kota bandung terdiri dari Masjid Agung Bandung dan lapangan rumput sintetis tempat anak-anak bermain.
Alun-Alun juga menjadi titik keberangkatan bus wisata Bandros (Bandung Tour On Bus) yang bisa dinikmati pengunjung dengan membayar tiket sebesar Rp20.000 saja.
Sebagai informasi, saat ini pengunjung tidak bisa masuk ke area rumput sintetis karena sedang dalam revitalisasi.
Namun, pengunjung masih bisa salat di dalam masjid maupun berjalan-jalan di sekitar kompleks Alun-Alun Kota Bandung.