Renungan Katolik Jumat 16 Januari 2026, Dosamu Sudah Diampuni
January 16, 2026 12:47 PM

Oleh: Bruder Pio Hayon SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan  Katolik Jumat 16 Januari 2026.

Tema renungan katolik "dosamu sudah diampuni". 

Hari Jumat warna liturgi hijau.

Bacaan hari Jumat: 1Sam. 8:4-7,10-22a; Mzm. 89:16-17,18-19; Mrk. 2:1-12 dan  BcO Kej 6:5-22; 7:17-24.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 16 Januari 2026, Dosamu Sudah Diampuni

Bacaan pertama:


1Sam 8:4    Sebab itu berkumpullah semua tua-tua Israel; mereka datang kepada Samuel di Rama

1Sam 8:5    dan berkata kepadanya: "Engkau sudah tua dan anak-anakmu tidak hidup seperti engkau; maka angkatlah sekarang seorang raja atas kami untuk memerintah kami, seperti pada segala bangsa-bangsa lain."

1Sam 8:6    Waktu mereka berkata: "Berikanlah kepada kami seorang raja untuk memerintah kami," perkataan itu mengesalkan Samuel, maka berdoalah Samuel kepada TUHAN.

1Sam 8:7    TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

1Sam 8:10    Dan Samuel menyampaikan segala firman TUHAN kepada bangsa itu, yang meminta seorang raja kepadanya,

1Sam 8:11    katanya: "Inilah yang menjadi hak raja yang akan memerintah kamu itu: anak-anakmu laki-laki akan diambilnya dan dipekerjakannya pada keretanya dan pada kudanya, dan mereka akan berlari di depan keretanya;

1Sam 8:12    ia akan menjadikan mereka kepala pasukan seribu dan kepala pasukan lima puluh; mereka akan membajak ladangnya dan mengerjakan penuaian baginya; senjata-senjatanya dan perkakas keretanya akan dibuat mereka.

1Sam 8:13    Anak-anakmu perempuan akan diambilnya sebagai juru campur rempah-rempah, juru masak dan juru makanan.

1Sam 8:14    Selanjutnya dari ladangmu, kebun anggurmu dan kebun zaitunmu akan diambilnya yang paling baik dan akan diberikannya kepada pegawai-pegawainya

1Sam 8:15    dari gandummu dan hasil kebun anggurmu akan diambilnya sepersepuluh dan akan diberikannya kepada pegawai-pegawai istananya dan kepada pegawai-pegawainya yang lain.

1Sam 8:16    Budak-budakmu laki-laki dan budak-budakmu perempuan, ternakmu yang terbaik dan keledai-keledaimu akan diambilnya dan dipakainya untuk pekerjaannya.

1Sam 8:17    Dari kambing dombamu akan diambilnya sepersepuluh, dan kamu sendiri akan menjadi budaknya.

1Sam 8:18    Pada waktu itu kamu akan berteriak karena rajamu yang kamu pilih itu, tetapi TUHAN tidak akan menjawab kamu pada waktu itu."

1Sam 8:19    Tetapi bangsa itu menolak mendengarkan perkataan Samuel dan mereka berkata: "Tidak, harus ada raja atas kami;

1Sam 8:20    maka kamipun akan sama seperti segala bangsa-bangsa lain; raja kami akan menghakimi kami dan memimpin kami dalam perang."

1Sam 8:21    Samuel mendengar segala perkataan bangsa itu, dan menyampaikannya kepada TUHAN.

1Sam 8:22    TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah permintaan mereka dan angkatlah seorang raja bagi mereka." Kemudian berkatalah Samuel kepada orang-orang Israel itu: "Pergilah, masing-masing ke kotanya."

Mazmur Tanggapan:


Mzm 89:16    (89-17) karena nama-Mu mereka bersorak-sorak sepanjang hari, dan karena keadilan-Mu mereka bermegah.

Mzm 89:17    (89-18) Sebab Engkaulah kemuliaan kekuatan mereka, dan karena Engkau berkenan, tanduk kami meninggi.

Mzm 89:18    (89-19) Sebab perisai kita kepunyaan TUHAN, dan raja kita kepunyaan Yang Kudus Israel.

Mzm 89:19    (89-20) Pernah Engkau berbicara dalam penglihatan kepada orang-orang yang Kaukasihi, kata-Mu: "Telah Kutaruh mahkota di atas kepala seorang pahlawan, telah Kutinggikan seorang pilihan dari antara bangsa itu.

Injil Katolik:

Mrk 2:1    Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa Ia ada di rumah.

Mrk 2:3    ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang.

Mrk 2:4    Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring.

Mrk 2:5    Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni!"

Mrk 2:6    Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:

Mrk 2:7    "Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"

Mrk 2:8    Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu?

Mrk 2:9    Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?

Mrk 2:10    Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" ?berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu?:

Mrk 2:11    "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"

Mrk 2:12    Dan orang itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."

Renungan Harian Katolik

“Dosamu sudah diampuni”

Saudari/a terkasih dalam Kristus 

Salam sejahtera untuk kita semua. Hari ini, kita merenungkan tema pengampunan melalui bacaan dari 1 Samuel dan Injil Markus. Bacaan ini mengajak kita untuk memahami betapa pentingnya pengampunan dalam hubungan kita dengan Tuhan dan sesama. Mari kita eksplorasi makna dari pernyataan Yesus, "Dosamu sudah diampuni," dan bagaimana hal ini mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.

Saudari/a terkasih 

Dalam bacaan pertama  (1Sam. 8:4-7, 10-22a) ini, bangsa Israel meminta seorang raja untuk memimpin mereka, meskipun Tuhan adalah Raja mereka. Tuhan memperingatkan mereka melalui Samuel bahwa memilih seorang raja akan membawa konsekuensi. Ini menggambarkan ketidakpuasan manusia dan kecenderungan kita untuk mencari pengharapan di luar Tuhan. Meskipun demikian, Tuhan tetap mendengarkan suara mereka dan mengizinkan mereka untuk memilih raja.

Sedangkan dalam bacaan Injil (Mrk 2:1-12), mengisahkan tentang Yesus menyembuhkan seorang lumpuh yang dibawa oleh teman-temannya. Sebelum melakukan penyembuhan fisik, Yesus terlebih dahulu mengumumkan, "Dosamu sudah diampuni." Ini menunjukkan prioritas pengampunan atas penyembuhan fisik dan menegaskan kuasa Yesus sebagai Tuhan yang mengampuni dosa. Pengampunan ini memberikan hubungan baru dengan Tuhan dan menghapus beban rasa bersalah.
Poin refleksi yang kita renunngkan pada hari ini adalah tentang “Pengakuan atas Keterbatasan”: Bangsa Israel menginginkan raja sebagai pengganti Tuhan, menunjukkan ketidakpuasan akan apa yang sudah diberikan. Sejauh mana kita juga sering kali mengandalkan hal-hal duniawi daripada mengandalkan Tuhan? Renungkan momen di mana kita menyadari kebutuhan akan pengampunan dan kedekatan dengan Allah. “Prioritas Pengampunan dalam Hidup Kita”: Yesus mengajarkan bahwa pengampunan adalah langkah pertama sebelum penyembuhan. Bagaimana kita memperlakukan pengampunan dalam hidup kita? Apakah kita cukup mengenali dan mengakui dosa-dosa kita? Renungkan cara-cara kita bisa lebih terbuka untuk menerima pengampunan Allah dan mengampuni orang lain. “Kekuatan Persahabatan dan Komunitas”: Teman-teman yang membawa lumpuh tersebut menunjukkan kekuatan komunitas dalam membantu satu sama lain. Apakah kita memiliki teman yang saling mendukung dalam iman? Renungkan bagaimana kita dapat lebih aktif dalam komunitas kita untuk membantu satu sama lain, baik dalam hal spiritual maupun fisik.

Saudari/a terkasih dalam Kristus

Pesan untuk kita, pertama: ketika kita merenungkan pengampunan hari ini, kita diingatkan akan kasih Tuhan yang tak terbatas. Marilah kita bersyukur atas pengampunan yang telah kita terima, dan berusaha menyebarkannya kepada orang-orang di sekitar kita. Kedua, semoga kita tetap berfokus pada hubungan kita dengan Tuhan dan satu sama lain, menjadikan pengampunan sebagai bagian inti dari hidup kita. Ketiga, maka marilah kita melangkah dengan percaya bahwa, di dalam Yesus, “dosamu sudah diampuni,” dan kita dipanggil untuk hidup dalam kebebasan dan kasih-Nya. (Sumber iman katolik.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.