Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Menghadapi libur panjang Isra Mikraj tahun 2026, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memastikan pasokan energi di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG tercukupi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan, selama libur panjang Isra Miraj ini, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan.
Pertamina juga tetap standby di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG berjalan lancar.
"Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran diluar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama pada saat libur panjang atau peristiwa khusus, salah satunya libur panjang Isra Miraj ini," kata Ahad, Jumat (16/1/2026).
Ahad mengatakan untuk BBM, Pertamina melakukan build up stok sesuai dengan kebutuhan, serta melakukan pengecekan sarana dan prasarana (Sarpas) Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
"Di sisi lain untuk layanan BBM, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan pengecekan sarpas SPBU secara intensif berikut pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM," terang Ahad.
Sebagai informasi, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan penyaluran fakultatif lebih dari 50 persen dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 88.920 tabung untuk seluruh wilayah NTB.
Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama libur panjang Isra Miraj sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang kali ini dengan tenang.
Ahad juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, serta mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan tetap membeli secara bijak sesuai kebutuhan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," tutup Ahad.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk dapat menggunakan LPG sesuai peruntukannya, dimana LPG 3 Kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus masyarakat yang kurang mampu. Serta menggunakan LPG Non Subsidi (Brightgas) bagi masyarakat mampu.
Bagi masyarakat dan pelanggan setia Pertamina yang membutuhkan informasi terkait produk dari Pertamina dapat memanfaatkan layanan Pertamina Contact Center di nomor 135.