Mengintip Dapur Kebijakan: Mengenal Tata Kelola Negara Lewat Kegiatan Kokurikuler Kunjungan Instansi
January 16, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM - Selama ini, pemahaman siswa tentang birokrasi dan pemerintahan sering kali terbatas pada bagan organisasi yang tertera di buku teks. 

Namun, bagaimana sebenarnya sebuah kebijakan publik lahir? Bagaimana pelayanan masyarakat dijalankan setiap harinya? 

Baca juga: Menjelajah Masa Depan dari Balik Mikroskop: Vitalnya Kokurikuler Laboratorium bagi Siswa SMA

Kegiatan kokurikuler ini bertujuan untuk memberikan perspektif nyata tentang cara kerja negara, mulai dari tingkat kelurahan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), hingga kementerian.

Melampaui Definisi di Buku Teks

Dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila, siswa belajar tentang pembagian kekuasaan (eksekutif, legislatif, dan yudikatif).

Melalui kegiatan kokurikuler di instansi pemerintah, konsep abstrak tersebut menjadi nyata.

Saat berkunjung ke kantor pemerintah, siswa dapat melihat langsung bagaimana fungsi pelayanan publik dijalankan. 

Mereka belajar bahwa birokrasi bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan mesin yang menggerakkan kesejahteraan masyarakat. 

Menumbuhkan Kesadaran Bernegara

Kunjungan ke instansi pemerintah bukan sekadar observasi fisik, melainkan latihan menjadi warga negara yang kritis dan partisipatif. Beberapa aktivitas yang biasa dilakukan meliputi:

- Wawancara dengan Pejabat Publik: Berdialog mengenai tantangan pembangunan di wilayah lokal.

- Pengamatan Layanan Publik: Melihat bagaimana teknologi informasi digunakan dalam sistem perizinan atau pengaduan masyarakat.

- Simulasi Kebijakan: Mencoba memahami alur pembuatan keputusan dalam sebuah rapat dinas.

Membangun Integritas dan Transparansi

Salah satu manfaat terbesar dari kokurikuler ini adalah pengenalan nilai-nilai integritas. 

Dengan melihat langsung sistem kerja pemerintah yang transparan dan akuntabel, siswa diajak untuk memahami pentingnya kejujuran dalam tata kelola publik. 

Ini adalah pendidikan antikorupsi sejak dini yang paling efektif karena didasarkan pada realitas lapangan.***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.