BANGKAPOS.COM, BANGKA – Upaya membangun Polri yang humanis dan berintegritas terus diperkuat Polres Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung melalui pendekatan spiritual.
Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan moral dan penguatan kepedulian sosial personel.
Lewat kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj tersebut diikuti oleh Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, para pejabat utama, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) kepolisian.
Sejak pagi, suasana Masjid Raudhatul Jannah Polres Bangka Selatan tampak dipenuhi jamaah yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan. Peringatan Isra Mi’raj diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang semakin menambah suasana religius.
Lantunan ayat-ayat Al-Qur’an menggema di dalam masjid, mengajak seluruh peserta untuk merenungi makna perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW sekaligus menyiapkan hati dalam mengikuti tausiah keagamaan. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustaz Syahrullah.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan momentum yang sangat penting bagi seluruh personel Polri.
Terutama guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter anggota Polri yang berintegritas.
“Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa sejarah dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga mengandung banyak hikmah yang dapat kita jadikan pedoman dalam kehidupan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (16/1/2026).
Agus Arif Wijayanto menegaskan bahwa tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks menuntut personel tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi ketahanan mental dan spiritual.
Oleh karena itu, kegiatan keagamaan seperti peringatan Isra Mi’raj dinilai penting sebagai sarana pembinaan rohani bagi anggota. Apalagi dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri yang dituntut untuk selalu profesional, humanis, dan berintegritas.
Ia turut menekankan pentingnya meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Nilai kejujuran, amanah, kesabaran, dan keikhlasan disebutnya sebagai prinsip yang harus senantiasa dijunjung tinggi oleh seluruh personel Polres Bangka Selatan. Keteladanan Nabi Muhammad SAW harus tercermin dalam sikap dan perilaku kita saat melaksanakan tugas.
“Dengan karakter yang religius dan berakhlak, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Kapolres.
Melalui peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah ini, Polres Bangka Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keimanan, ketakwaan, serta kepedulian sosial seluruh personel dan ASN.
Komitmen tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dipercaya serta dicintai oleh masyarakat.
Kegiatan keagamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam membentuk karakter personel Polri.
“Agar semakin profesional, berintegritas, dan memiliki empati sosial yang tinggi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu dalam ceramahnya, Ustaz Syahrullah mengulas hikmah peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai peristiwa penting yang sarat dengan pesan keimanan, ketakwaan, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan sehari-hari.
Khususnya bagi personel Polri yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Salah satu pesan utama Isra Mi’raj adalah perintah salat.
Tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai landasan pembentukan karakter dan moral. Salat yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran akan melahirkan pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai Isra Mi’raj harus menjadi pegangan dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Keimanan yang kuat akan melahirkan sikap profesional, humanis, serta meningkatkan kepedulian sosial dan semangat aksi kemanusiaan,” ujarnya di hadapan para jamaah. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)