TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah III Sulawesi Selatan (Sulsel) menargetkan seluruh penanganan kerusakan jalan nasional dapat diselesaikan sebelum Idul Fitri.
Langkah ini untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama arus mudik dan balik Lebaran.
Hal itu diungkap oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Sulsel, Malik, saat dihubungi Tribun Timur, Kamis (15/1/2026).
Ia mengatakan, saat ini pihaknya tengah memaketkan sejumlah pekerjaan jalan yang masuk dalam proses pengadaan kontrak.
"Proses pengadaan tersebut untuk kontrak, dan diupayakan sebelum Idul Fitri seluruh penanganan lubang-lubang di jalan sudah tuntas, sehingga jalan dalam kondisi mantap,” katanya.
Menurutnya, penanganan jalan mantap yang dilakukan pada tahap ini mencapai sekitar 2,22 kilometer dan tersebar di beberapa ruas. Setiap ruas tetap mendapatkan penanganan sesuai tingkat kerusakan yang ada.
Di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya pada PJN Wilayah III, terdapat sejumlah ruas strategis yang menjadi prioritas, di antaranya ruas Makassar–Maros, Makassar–Gowa, Maros–Pangkep–Parepare, serta ruas menuju Takalar.
“Pada ruas-ruas tersebut tetap dilakukan penanganan untuk preservasi,” jelasnya.
Malik menuturkan, preservasi jalan dilakukan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran. Penanganan difokuskan pada kerusakan seperti lubang-lubang jalan agar tidak berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah.
“Bervariasi yang ditangani, tergantung dengan ketersediaan dana. Preservasi itu merupakan penanganan terhadap lubang-lubang baru yang kembali ditangani agar tidak semakin parah,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa total panjang jalan nasional di Sulawesi Selatan mencapai sekitar 1.739 kilometer.
Namun, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan difokuskan pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan.
“Perbaikannya tidak dilakukan secara keseluruhan, hanya pada bagian yang rusak saja,” katanya.
Malik menegaskan, seluruh pekerjaan ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri.
Jika masih ditemukan lubang-lubang di jalan, pihaknya akan segera melakukan penanganan agar kondisi jalan tetap mantap dan tidak mengganggu pengguna jalan.
“Sebelum Idul Fitri, jika masih ada lubang-lubang, akan langsung ditangani, sehingga jalan menjadi mantap dan tidak ada gangguan bagi pengguna jalan,” jelasnya