TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Kemunculan seekor buaya muara berukuran sekitar tiga meter di kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman (PPSNZ) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, membuat para pekerja dan pedagang di sekitar pelabuhan resah.
Buaya tersebut terlihat melintas di perairan antara Dermaga Timur dan Dermaga Barat pada Selasa sore (13/1/2026).
Penampakan buaya itu sempat direkam oleh salah satu pekerja pelabuhan dan videonya viral di media sosial.
Dalam video amatir tersebut, buaya muara tampak berenang perlahan di area pelabuhan yang biasa dilalui kapal nelayan dan pekerja.
Kemunculan satwa buas ini disebut baru pertama kali terjadi di kawasan Muara Baru.
Seorang pekerja pelabuhan, Nur Cholis, membenarkan adanya penampakan buaya tersebut.
Ia mengaku melihat satu ekor buaya dengan ukuran cukup besar.
"Gede, besar, panjang. Kurang lebih hampir tiga meter," ujar Nur Cholis, Jumat (16/1/2026).
Menurutnya, keberadaan buaya itu menimbulkan kekhawatiran karena di sejumlah titik pelabuhan terdapat jalan yang tergenang air laut dan tidak memiliki pembatas, sehingga berisiko bagi pekerja maupun warga yang beraktivitas.
"Di situ banyak orang mancing, banyak nelayan juga. Ngeri banget," ucapnya.
Hal senada disampaikan Sodah, seorang pedagang di sekitar dermaga.
Ia mengaku takut jika buaya tersebut tidak segera ditangkap karena aktivitasnya berada dekat dengan perairan pelabuhan.
"Kalau ada buaya pastinya takut lah. Buaya itu binatang buas, takut ada korban," katanya.
Sodah berharap pihak terkait segera mengambil tindakan untuk menangkap buaya tersebut demi keselamatan para pekerja dan pedagang di kawasan Pelabuhan Muara Baru.
Para pekerja pelabuhan berharap instansi terkait segera turun tangan untuk mengamankan buaya muara tersebut, mengingat kawasan pelabuhan merupakan area dengan aktivitas padat nelayan, pekerja, dan warga setiap harinya.