Oknum Polisi Diduga Mabuk Berat hingga Terkapar di Jalan, Warga Resah: Keterlaluan
January 16, 2026 07:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Pangandaran - Seorang oknum polisi ditemukan terkapar di pinggir jalan umum di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Ia diduga sedang mabuk berat. 

Informasi itu pertama kali beredar lewat sebuah unggah di akun Facebook pada Kamis (15/1/2026) kemarin. Dalam unggahannnya, sang polisi tergeletak seorang diri di dekat sepeda motor.

Ia terlihat mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana jeans panjang. Oknum tersebut diduga mengalami mabuk berat.

Setelah ditelusuri, oknum anggota kepolisian itu diketahui bertugas di Polsek Langkaplancar, Polres Pangandaran.

Seorang tokoh agama di Langkaplancar, Ustadz Iwan, menilai peristiwa tersebut diduga merupakan puncak dari perilaku yang sebelumnya sudah kerap menjadi perbincangan di masyarakat.

"Saya sudah lama mendengar desas-desus. Mungkin ini klimaksnya. Tadinya saya biasa saja, tapi sudah beberapa tahun banyak yang ngomong soal oknum polisi yang mabok dan ngajak barudak (pemuda)," ujar Ustadz Iwan dihubungi Tribun Jabar melalui WhatsApp, Jumat (16/1/2026) siang.

Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi Rabu (14/1/2026) malam. Sekitar pukul 21.00 WIB, seorang warga yang baru pulang dari Tasikmalaya menuju Langkaplancar melihat sesuatu yang mencurigakan di perbatasan Desa Bangunjaya dan Desa Cimanggu.

"Warga melihat ada sepeda motor, tapi orangnya tergeletak di semak-semak di pinggir jalan. Awalnya tidak tahu kalau itu anggota polisi," katanya.

Warga itu kemudian memotret kejadian tersebut dan menyebarkannya ke media sosial terutama Facebook. 

Setelah foto itu beredar, orang yang tergeletak itu diketahui merupakan seorang oknum anggota polisi. Warga pun merasa resah dan merasa kondisi tersebut telah keterlaluan.

"Besok paginya, Kamis, ada warga yang datang ke rumah saya menanyakan harus bersikap bagaimana. Saya bilang, institusi Polri harus kita jaga kehormatannya, tapi di sisi lain, hal seperti ini juga harus diluruskan karena sudah keterlaluan," ucap Ustadz Iwan.

Kapolsek Siap Evaluasi

Sementara berdasarkan rilis diterima dari Tribun Jabar, Kapolsek Langkaplancar AKP Asep Dadi M menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka ruang dialog dengan seluruh tokoh masyarakat yang hadir.

Dialog itu bertujuan untuk menampung saran, masukan, serta kritik terhadap kinerja Polsek Langkaplancar beserta anggotanya. 

Berbagai masukan disampaikan, termasuk terkait peristiwa yang sempat viral di media sosial mengenai dugaan oknum polisi mabuk tersebut.

“Semua masukan akan dijadikan bahan evaluasi agar ke depannya profesionalisme dan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.