TRIBUNTRENDS.COM - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak belakangan menjadi sorotan karena aksinya berangkat kerja naik KRL Commuter Line.
Mantan juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu kerap mengunggah aksinya tersebut di akun Instagram resminya, @dahnil_anzar_simanjuntak.
Aksi Dahnil Anzar Simanjuntak itu menuai pro kontra dari netizen.
Ada yang memuji kesederhanaannya, namun ada pula yang menganggapnya melakukan pencitraan karena mengunggah momen serupa berulang kali.
Lantas siapa sebenarnya sosok Dahnil Anzar Simanjuntak?
Dahnil Anzar Simanjuntak lahir pada 10 April 1982 di desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Ia menghabiskan masa kecilnya di Kuala Simpang, Aceh Tamiang.
Ia menempuh pendidikan dari TK Aisyiyah hingga SMPN 1 Kuala Simpang.
Setelah itu, keluarganya pindah ke Sibolga, Sumatera Utara, dan Dahnil melanjutkan sekolah di SMP Negeri 1 Sibolga.
Selanjutnya, ia pindah ke Kota Tangerang untuk melanjutkan pendidikan menengah di sana.
Dahnil menempuh pendidikan S1 Ilmu Akuntansi Publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta.
Pada 2005, ia melanjutkan pendidikan S2 di Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dengan konsentrasi Desentralisasi Keuangan Pusat dan Daerah.
Sambil kuliah S2, ia bekerja sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
Setelah menyelesaikan S2, ia menjadi Dosen Pegawai Negeri Sipil di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.
Pada 2018, Dahnil menempuh pendidikan Doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Diponegoro, Semarang.
Di bidang organisasi, ia pernah terpilih sebagai Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018.
Ia juga menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN).
Selain itu, Dahnil mengelola bisnis kuliner melalui jejaring kedai kopi Begawan Kupie.
Baca juga: Purbaya Terseret Pusaran Narasi Aliran Dana Jokowi ke Bank China, Kemenkeu Akhirnya Buka Suara
Dalam dunia politik, Dahnil menjadi Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi pada Pemilu 2019.
Ia kemudian bergabung dengan Partai Gerindra dan ditunjuk sebagai juru bicara resmi Prabowo Subianto.
Ketika Prabowo diangkat sebagai Menteri Pertahanan pada 2019, Dahnil menjadi Staf Khusus Kementerian Pertahanan bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antarlembaga.
Pada 8 September 2025, ia dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia.
Selain kiprah politik dan pemerintahan, Dahnil juga pernah memerankan tokoh Abdur Rozaq Fachruddin dalam film Nyai Ahmad Dahlan yang dirilis pada 2017.
(TribunTrends/ Amr)