SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemain Arema FC, Pablo Oliveira, dikabarkan segera kembali merumput ke lapangan setelah sekian lama absen.
Pemain yang nyentrik dengan rambut kribonya itu kini sudah intens mengikuti latihan bersama rekan satu timnya.
Sebelumnya, Pablo Oliveira harus menjalani latihan terpisah.
Ia harus menjalani masa observasi pasca pemulihan cedera.
Kini, pemain berkebangsaan Brasil itu sudah mengikuti latihan taktikal bersama tim Arema FC.
Kehadirannya, tentu menjadi kabar baik bagi Singo Edan untuk memperkuat sektor tengah mereka.
Baca juga: Arema FC Berburu Pemain Baru untuk Menjadi Tandem Dalberto di Lini Depan
Meski masih dalam pengawasan tim dokter Arema FC, pemain berusia 30 tahun itu cukup bersemangat kala mengikuti sesi latihan tim.
Pablo juga kerap menunjukkan latihan mandiri di tempat fitness melalui unggahan yang ia bagikan di akun media sosial pribadinya.
Hal ini dilakukan guna menjaga kebugaran pasca cedera lutut yang ia alami di musim 2024/2025.
Saat itu, Pablo Oliveira harus mengakhiri kompetisi lebih cepat setelah bertabrakan dengan Rivera, di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Ia mengalami cedera lutut yang memaksanya harus menjalani pemulihan di negaranya Brasil.
Kini, Pablo Oliveira mengaku siap untuk kembali membantu Arema FC di kompetisi Super League 2025/2026.
"Kondisiku baik-baik saja. Semoga dalam sebulan ke depan saya bisa bermain kembali," kata Pablo saat ditemui di sela-sela latihan Arema FC, Kamis (15/1/2026).
Dengan hadirnya Pablo Oliveira dalam skuad tim Arema FC, membuat persaingan di sektor tengah semakin ketat.
Pablo Oliveira juga menjadi legiun asing Arema FC ke-11 setelah manajemen resmi tidak melanjutkan kerja sama dengan Yan Motta.
Selain Pablo Oliveira, Arema FC masih memiliki dua gelandang asing seperti Betinho dan Matheus Blade.
Namun hanya Pablo Oliveira dan Betinho yang memiliki posisi murni sebagai gelandang.
Sebab, Matheus Blade merupakan permain serba bisa, yang juga bisa bermain sebagai seorang bek tengah.
Menarik ditunggu dengan kembalinya Pablo Oliveira di tim Arema FC.
Karena pemain ini memiliki body balance yang kuat saat menguasai bola.
Ia juga dikenal sebagai gelandang pengangkut air yang bertugas memotong serangan lawan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, semakin memiliki banyak opsi dalam meracik taktik di sektor tengah hingga belakang.
Apalagi di putaran kedua nanti, manajemen Arema FC juga meminta kepada tim untuk memperbaiki posisi mereka yang kini masih berkutat di papan tengah klasemen.
Namun manajemen Arema FC juga tidak menutup kemungkinan untuk melakukan bongkar pasang pemain.
Sebab, bursa transfer paruh musim saat ini sedang berjalan, dan Yann Motta, menjadi bek asing pertama Arema FC yang kontraknya telah diputus oleh manajemen.