TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memilih untuk tidak banyak berbicara mengenai kelanjutan karier Federico Barba bersama timnya.
Sikap tersebut membuat situasi bek asal Italia itu terus menjadi bahan pembicaraan, terutama terkait masa depannya di skuad Maung Bandung.
Federico Barba saat ini memang berada dalam sorotan karena statusnya yang belum pasti di Persib.
Pemain berkewarganegaraan Italia tersebut didatangkan pada awal kompetisi Super League 2025/2026 dan kini dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk meninggalkan Bandung.
Faktor keluarga disebut-sebut menjadi alasan utama yang mendorong Barba untuk segera kembali ke Eropa demi melanjutkan perjalanan karier sepak bolanya.
Situasi tersebut kemudian memunculkan persoalan baru karena sang pemain sejatinya masih terikat kontrak bersama Persib hingga Mei tahun depan.
Di sisi lain, komitmen Barba ikut dipertanyakan mengingat perannya yang cukup vital dalam perjalanan tim pada musim ini.
Kondisi ini membuat situasi semakin kompleks dan memunculkan beragam spekulasi di kalangan publik.
Bojan Hodak pun mengakui bahwa rumor mengenai masa depan Barba terus beredar. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan terkait kontrak pemain sepenuhnya berada di tangan manajemen, bukan menjadi kewenangan pelatih.
Sebagai pelatih, Bojan menegaskan keinginannya untuk selalu menurunkan komposisi terbaik di setiap pertandingan yang dijalani Persib. Ia pun menyinggung berbagai spekulasi yang berkembang di luar tim.
"Saya tahu ada banyak spekulasi mengenai dirinya dan masih punya kontrak."
"Jadi itu bukan tergantung saya tapi dari manajemen," kata Bojan Hodak dilansir BolaSport.com, 16 Januari 2026.
Di balik itu, Bojan mengungkapkan adanya sejumlah hal yang menurutnya sulit disampaikan secara terbuka kepada publik.
Ia menyebut situasi tim harus tetap dijaga agar ruang ganti Persib tetap kondusif, terlebih ketika persaingan di liga sedang berlangsung ketat.
Pembahasan mengenai persoalan ini masih terus dilakukan secara internal dan diupayakan tidak berkembang menjadi isu liar yang berpotensi memicu konflik di dalam tim.
Kondisi tersebut menjadi isyarat bahwa ada dinamika yang terjadi, sementara posisi sang bek belum juga menemui kejelasan.
"Kadang, hal-hal yang terjadi di ruang ganti. Saya tidak bisa sampaikan semuanya itu secara langsung," terangnya.
Sebagai nahkoda tim, Bojan menegaskan perannya untuk menjaga kekompakan skuad dan tetap berdiri membela seluruh pemainnya.
Terkait khusus kasus Federico Barba, ia menyebut ada sejumlah hal yang memang tidak seharusnya diketahui oleh publik luas.
Ia berharap situasi tersebut bisa dipahami oleh semua pihak, sembari tetap memberikan dukungan penuh kepada Persib.
Bagi Bojan, tim bukan sekadar tempat bekerja, melainkan sudah seperti sebuah keluarga.
"Karena ini adalah keluarga saya."
"Ada hal-hal yang perlu disimpan untuk diketahui oleh keluarga saja."
"Saya juga sebenarnya ingin menyampaikan itu kepada semua, tapi kalian juga harus mengerti," ujarnya.
Barba sebelumnya tampaknya cukup senang bisa membela Persib. Namun, ia merasakan rindu rumah dan suasana keluarga di Eropa.
Selama berbaju Persib Barba telah memainkan 12 laga di kancah domestik Super League 2025-2026 dengan menyumbang tiga gol.
Sementara di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, ia telah main lima kali dan sumbang satu assist.
Federico Barba pun tampak kembali berlatih bersama Persib di lapangan pendamping GBLA, 16 Januari 2026.
Namun demikian, sejumlah video yang diunggah di media sosial menampakkan raut wajah Barba yang nyaris tanpa ekspresi. Berbeda dengan rekan-rekannya yang kedapatan tertawa lepas dan ceria saat berlatih.
Dalam sejumlah video, Barba memilih tidak membalas sapaan Bobotoh yang hadir di sekitar lokasi latihan dan memanggil namanya.