Harga Tedong Turun Rp10 Juta per Ekor, Saleko Masih Tembus Rp1 Miliar
January 16, 2026 10:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Harga tedong (kerbau) di Pasar Hewan Bolu, Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, mulai menunjukkan tren penurunan. 

Sejumlah pedagang menyebut harga tedong turun sekitar Rp5 juta hingga Rp10 juta per ekor, meski jenis kerbau tertentu seperti Tedong Saleko masih dibanderol hingga Rp1 miliar per ekor.

Pedagang senior Pasar Hewan Bolu, Karaeng Passolle, mengungkapkan bahwa penurunan harga kerbau terjadi hampir di semua jenis.

“Rata-rata turun sekitar Rp5 juta sampai Rp10 juta per ekor. Contohnya kerbau Sori’, dulu Rp90 juta, sekarang turun jadi Rp80 juta,” ujarnya.

Karaeng Passolle yang telah berjualan sejak era 1980-an itu membawa sekitar 10 ekor kerbau ke pasar, mulai dari anak kerbau hingga kerbau dewasa.

Untuk anak kerbau, harga bervariasi, seperti anak kerbau Pudu seharga Rp17 juta per ekor dan anak kerbau Todi seharga Rp28 juta per ekor.

Ia menilai penurunan harga dipengaruhi oleh berkurangnya pelaksanaan Rambu Solo dalam beberapa waktu terakhir. 

Menurutnya, harga kerbau biasanya kembali mengalami kenaikan menjelang akhir tahun.

Pedagang kerbau Pasar Hewan Bolu, Malini Patoban, mengatakan Tedong Saleko (kerbau belang khas Toraja) masih menjadi jenis kerbau termahal yang diperdagangkan hingga saat ini.

“Kalau Tedong Saleko, harganya masih di kisaran Rp600 juta sampai Rp1 miliar. Tapi sekarang tidak selalu tersedia di pasar, kecuali ada pemesan,” ujar Malini, Jumat (16/1/2026).

Menurut Malini, kerbau Saleko umumnya hanya didatangkan jika ada pembeli serius.

Calon pembeli biasanya terlebih dahulu diperlihatkan video kerbau sebelum transaksi dilakukan.

“Kalau ada yang mau beli, baru kita perlihatkan videonya. Sekarang juga banyak kerbau yang sedang sakit,” katanya.

Malini menjelaskan, kerbau yang ia jual berasal dari penggembala di wilayah Sadan, kemudian dipasarkan kembali di Pasar Hewan Bolu.

Saat ditemui, ia tampak memberi pakan kerbau di kandangnya.

Saat ini, Malini masih memiliki dua ekor kerbau, setelah satu ekor lainnya terjual untuk keperluan upacara adat Rambu Solo’.

Adapun jenis kerbau yang masih tersedia di kandangnya antara lain kerbau Sori’, dengan ciri warna putih belang hingga ke leher, kerbau Pudu (kulit hitam) seharga Rp185 juta per ekor, serta kerbau Sokko dengan harga sekitar Rp40 juta per ekor.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.