TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memandang perjalanan timnya musim ini masih menyisakan sejumlah hal yang perlu diperbaiki, meski hasil yang diraih terbilang positif.
Persib berhasil menutup paruh musim Super League 2025/2026 dengan status pemuncak klasemen, sebuah capaian yang diraih lewat proses panjang.
Pada fase awal kompetisi, langkah Maung Bandung sempat tersendat sebelum akhirnya mampu bangkit dan menjaga konsistensi permainan hingga pekan ke-17.
Performa tersebut tidak terlepas dari peran Bojan Hodak yang mampu mengoptimalkan komposisi pemain yang tersedia di dalam skuad.
Situasi tim juga tidak mudah karena Persib melakukan banyak perubahan, sekaligus harus kehilangan sejumlah pemain penting yang sebelumnya menjadi andalan.
Meski demikian, Persib justru tampil solid dan menjadi tim dengan catatan kebobolan paling sedikit sepanjang paruh musim ini.


















Bojan menilai posisi teratas di klasemen menjadi bukti bahwa kualitas timnya cukup kompetitif untuk bersaing di level tertinggi.
Walau begitu, ia menegaskan masih terdapat banyak sektor yang harus dibenahi, dan kondisi tersebut terlihat jelas sepanjang musim berjalan.
Ia mencontohkan beberapa kesempatan di lini depan yang gagal berbuah gol, sehingga membuat jalannya pertandingan menjadi lebih sulit.
"Lihat, kami jadi nomor satu di liga, saya merasa senang dan puas."
"Tapi disamping itu kami masih bisa lebih baik."
"Kami beberapa kali gagal memanfaatkan penalti, ada lima kali kami melewatkannya tanpa gol," kata Bojan Hodak dilansir BolaSport.com, 16 Januari 2026.
Pelatih asal Kroasia tersebut juga mengulas persoalan lain yang kerap muncul, yakni kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan.
Dalam beberapa laga, hilangnya fokus pada fase krusial membuat Maung Bandung harus kehilangan poin yang seharusnya bisa diamankan.
Di sisi lain, Persib juga beberapa kali terlibat dalam situasi dramatis yang justru berakhir dengan gol kemenangan.
"Kami kebobolan di beberapa di menit-menit akhir dalam 2-3 pertandingan bikin kami kehilangan poin."
"Tapi kami juga memenangkan pertandingan di menit-menit akhir," terangnya.
Secara keseluruhan, Bojan menilai Persib berada di jalur yang tepat, baik dalam persaingan liga domestik maupun di ajang ACL 2.
Menurutnya, performa positif ini harus terus dijaga karena rangkaian pertandingan penting sudah menunggu di depan.
Ia berharap Persib dapat terus berkembang dan mampu meraih prestasi maksimal hingga akhir musim.
"Sejauh ini kami bermain dengan baik."
"Berada di posisi nomor satu, di liga dan di fase grup ACL 2."
"Ini pertanda bagus, tapi masih bisa lebih baik," tutupnya.