Ahmad Hidayat Apresiasi Capaian ESDM di Bawah Bahlil Perkuat Kedaulatan Energi Nasional
January 16, 2026 11:11 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ahmad Hidayat, mengapresiasi kinerja Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sepanjang 2025 yang dinilainya menunjukkan kemajuan signifikan dalam mewujudkan swasembada energi nasional.

Menurut politisi muda Partai Golkar tersebut, kepemimpinan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah menghadirkan langkah-langkah konkret yang selaras dengan visi Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai arah kebijakan dan capaian Kementerian ESDM sudah berada pada jalur yang tepat.

“Capaian Kementerian ESDM menunjukkan bahwa kerja-kerja pemerintah sudah on the track. Ini tentu tidak terlepas dari peran dan kepemimpinan Pak Ketum Bahlil Lahadalia,” ujar Ahmad Hidayat, Jumat (16/1/2026).

Ahmad menyoroti kinerja sektor keuangan dan investasi yang dinilainya menjadi indikator kuat meningkatnya kepercayaan terhadap tata kelola energi nasional. Realisasi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang mencapai Rp138,37 triliun atau 108,56 persen dari target, serta investasi sektor ESDM sebesar USD31,7 miliar, disebut sebagai capaian strategis sepanjang 2025.

Ahmad juga mengapresiasi keberhasilan peningkatan lifting minyak bumi yang mencapai 605,3 MBOPD atau 100,05 persen dari target APBN 2025. Menurutnya, capaian ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kedaulatan energi nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.

“Kinerja Menteri Bahlil terlihat sangat taktis dan inovatif. Pencapaian lifting minyak ini adalah hasil yang sudah lama dinantikan dan menjadi fondasi penting bagi ketahanan energi kita,” kata Ketua DPD AMPI Jawa Barat tersebut.

Selain sektor migas, Ahmad memberikan perhatian pada implementasi mandatori Biodiesel B40 yang realisasi konsumsinya mencapai 14,2 juta kiloliter atau 105,2 persen dari target.

Kebijakan ini dinilainya membawa manfaat ganda, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan, dengan penghematan devisa negara hingga Rp130,21 triliun serta penurunan emisi karbon sebesar 38,88 juta ton CO2.

Bagi Ahmad, transformasi energi melalui B40 merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor solar sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dari sisi pemerataan akses energi, Ahmad memuji program Listrik Desa (Lisdes) dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Sepanjang 2025, sebanyak 205.968 rumah tangga telah menerima bantuan pasang listrik baru, termasuk di wilayah terpencil.

“Program ini menunjukkan kehadiran negara dalam pemenuhan hak dasar masyarakat dan sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang terang benderang pada 2029–2030,” ucapnya.

Ke depan, Ahmad berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, terutama dalam mendorong penyerapan tenaga kerja sektor ESDM yang secara nasional telah melibatkan lebih dari 871 ribu orang.

Ia menegaskan Partai Golkar bersama AMPI Jawa Barat akan terus mengawal kebijakan strategis sektor energi agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal, khususnya oleh masyarakat Jawa Barat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.