Doktif Tak Mau Damai dengan Richard Lee, Minta Uang Ratusan Miliar Dikembalikan ke Masyarakat
January 16, 2026 11:17 PM

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah 


TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dokter Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) menegaskan tidak ada ruang perdamaian dengan Richard Lee.

Menurut Doktif, upaya perdamaian sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan oleh pihak Richard Lee, termasuk melalui kuasa hukumnya. 

Namun, ia menolak seluruh tawaran tersebut karena menilai persoalan ini bukan urusan pribadi, melainkan menyangkut hak masyarakat luas.

Baca juga: Doktif Batal Diperiksa Terkait Laporan Pencemaran Nama Baik Richard Lee, Akan Dipanggil Ulang

“Dari awal Doktif sudah sampaikan, tidak akan ada perdamaian sebelum ratusan miliar uang masyarakat yang dia ambil dikembalikan ke masyarakat. Itu hak masyarakat, bukan hak Doktif,” kata Dokfit ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2026).

Doktif menjelaskan, syarat damai yang ia ajukan bukan berupa ganti rugi kepada dirinya, melainkan pengembalian dana kepada para korban yang merasa dirugikan.

“Kalau memang ingin damai, bukan ke Doktif ganti ruginya, tapi ke masyarakat yang sudah dia rugikan. Jumlahnya ratusan miliar, silakan dikembalikan,” ujarnya.

Selain pengembalian uang masyarakat, Doktif juga menyoroti kewajiban pajak mobil mewah yang menurutnya belum dipenuhi oleh Richard Lee selama beberapa tahun terakhir. 

Ia meminta seluruh proses, termasuk jika ada niat berdamai, dilakukan secara terbuka di hadapan publik dan media untuk menghindari fitnah maupun manipulasi.

“Jangan mengajak ketemu sembunyi-sembunyi. Kalau mau bicara, bicara di depan jurnalis. Kalau mau damai, sampaikan di depan jurnalis juga,” katanya.

Doktif memastikan akan terus mengawal proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik Polda Metro Jaya berkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.

Ia berharap penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak pandang bulu.

“Doktif cuma minta keadilan. Tidak ada yang kebal hukum di negara ini,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.