TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mobil tangki air milik Palang Merah Indonesia (PMI) salurkan air bersih untuk warga di RT 03/RW 09, Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Jumat (16/1/2026).
Air bersih ini telah ditunggu warga sejak pagi hari, dan akhirnya datang pada pukul 21.18 WIB.
Diketahui bahwa air bersih ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dikarenakan terjadinya krisis air bersih usai bencana.
Baca juga: Krisis Air Bersih, Warga Kampung Pila Tarok Kuranji Menunggu Air Bersih hingga Malam
Sebab, daerah Pila Tarok mengalami kekeringan pascabencana pada akhir November 2025 lalu.
Wartawan TribunPadang.com, Muhammad Iqbal, menyaksikan mobil tangki air milik PMI datang pada pukul 21.18 WIB di Pila Tarok.
Kehadiran mobil tangki air ini disambut dengan gembira oleh warga, dikarenakan sulitnya mendapatkan air bersih.
Warga langsung menampung air bersih dengan ember dan wadah lainnya.
Baca juga: Kodim 0312/Padang Pacu Pembangunan Huntara Kapalo Koto Pauh, Dibangun Kokoh Meski Sementara
Terlihat air dikeluarkan dari tangki mobil melalui selang berwarna biru.
Pengisian dilakukan mulai pukul 21.19 WIB hingga 21.33 WIB di satu titik di Pila Tarok, Kelurahan Pasar Ambacang, Kota Padang.
Saat pengisian warga terlihat bergotong royong memindahkan air ke wadah yang belum terisi air.
Mulai dari ember, galon, hingga baskom akhirnya penuh dan mobil tangki air bersih milik PMI beranjak ke titik lainnya.
Baca juga: Donor Darah di Padang Berhadiah Umrah, Wali Kota Dukung Kolaborasi PMI dan Mitra
Kurang lebih jarak dari satu titik ke titik lainnya di Pila Tarok cukup berdekatan, hanya beberapa meter saja.
Salah satu masyarakat, Tina mengaku senang dengan kedatangan mobil tangki air di daerahnya.
Bagaimana tidak, Tina dan warga lainnya mengaku sudah menunggu sejak Jumat pagi hingga malam.
Akhirnya, kebutuhan air bersih milik Tina dan warga lainnya untuk esok dapat terpenuhi.
Namun esok harinya, Tina harus menunggu kembali pasokan air bersih datang. Kegiatan ini ujar Tina sudah berlangsung sejak akhir November 2025 lalu.
"Senang, akhirnya datang juga, sudah sejak pagi di sini," ungkapnya di lokasi antrian air bersih.
Senada, Isyaf juga mengaku juga merasa senang pasca kedatangan mobil tangki air bersih di daerahnya.
Baca juga: Sungai Batang Kuranji Terus Gerus Permukiman, Warga Griya Permata II Kibarkan Bendera Putih
Kedatangan mobil tangki air bersih bagi Isyaf menjadi satu-satunya hal yang ditunggu oleh dirinya dan warga lainnya.
Karena sumur-sumur warga sudah kering, tak ada lagi harapan untuk memenuhi kebutuhan air bersih selain menunggu bantuan.
"Alhamdulillah senang sekali, meski menunggu hingga malam, setidaknya kebutuhan air bisa terpenuhi," tambahnya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)