TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jambi - Warga yang melintas di jembatan Aurduri I, Kota Jambi, mendadak heboh, setelah ada seorang wanita dikabarkan jatuh ke sungai.
Insiden jatuhnya wanita yang belum diketahui identitasnya itu terjadi pada Jumat (16/1/2026) siang.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, diketahui wanita tersebut sudah berada di sekitar Jembatan Aurduri, Kecamatan Telanaipura sejak pukul 09.00 WIB.
Jembatan Aurduri, Kecamatan Telanaipura adalah jembatan yang berada di Kota Jambi, Provinsi Jambi, yang melintasi Sungai Batanghari dan menghubungkan wilayah Kecamatan Telanaipura dengan kawasan sekitarnya. Jembatan ini menjadi satu di antara akses penting untuk transportasi dan aktivitas masyarakat di Kota Jambi.
Dikutip Tribunlampung.co.id dari TribunJambi.com, Sintia Istiqoma, warga yang sempat melihat wanita tersebut, menduga jika usianya berkisar 20 tahun.
“Tadi pagi dio samo kawannyo sudah ke sini (jembatan), tapi sempat dihadang samo bapak-bapak,” ujar Sintia Istiqoma.
Dari penuturan warga, wanita tersebut terlihat jatuh dari Jembatan Aurduri 1 sekitar pukul 12.00 WIB.
Hal ini membuat warga dan pengemudi yang melintas penasaran dan berkumpul di sekitar jembatan.
Tim dari Basarnas Jambi dibantu Polairud Polda Jambi langsung melakukan pencarian dan menyisir Sungai Batanghari, seusai mendapat laporan.
Ini ciri-ciri perempuan yang dikabarkan melompat dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari di Jambi.
Insiden perempuan melompat atau terjatuh dari Jembatan Aurduri I, Kota Jambi ini terjadi pada Jumat (16/1/2026) siang.
Tim dari Basarnas dan Polairud Polda Jambi melakukan penncarian dengan cara menyisir Sungai Batanghari di sekitar jembatan.
Kabarnya perempuan yang jatuh ke Sungai Batanghari itu memiliki ciri-ciri berkulit putih, berbadan langsing, tidak mengenakan jilbab dan mengenakan masker.
Perempuan yang belum diketahui idnetitasnya ini awalnya berjalan dari arah Kota Jambi, kemudian sesampainya di Jembatan Aurduri, tiba-tiba melompat atau terjatuh.
Berdasarkan keterangan warga, perempuan tersebut sudah beberapa kali terlihat berada di sekitar Jembatan Aurduri I.
Baca juga: Satuan Brimob Polda Lampung BKO Polda Sumbar Bangun Jembatan Darurat di Padang Pariaman
Menurut pantauan warga, pada siang hari sebelum kejadian, wanita tersebut kembali terlihat berada di jembatan.
Ia tampak berjalan seorang diri dari arah ujung jembatan menuju ke bagian tengah jembatan.
Wanita tersebut diketahui berusia sekitar 20 tahunan, mengenakan masker, dan tidak menggunakan hijab.
Hingga kini, identitasnya belum diketahui secara pasti.
Warga kemudian melihat wanita tersebut terjatuh dari jembatan sekitar pukul 12.00 WIB.
Kejadian itu membuat warga dan para pengendara yang melintas berhenti dan berkerumun di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi membenarkan adanya laporan satu orang yang diduga terjun dari Jembatan Aurduri I ke Sungai Batanghari.
Informasi awal diterima Kantor SAR Jambi pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 12.40 WIB dari seorang warga bernama Ahmad Zulkifli.
Berdasarkan laporan tersebut, korban diduga terjun ke Sungai Batanghari dari atas jembatan.
Tidak ada saksi mata yang melihat secara langsung peristiwa tersebut, namun warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik korban di sekitar lokasi kejadian.
Warga setempat sempat melakukan pencarian awal, namun korban belum berhasil ditemukan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi langsung mengerahkan satu Search and Rescue Unit (SRU) yang terdiri dari delapan personel pada pukul 13.00 WIB.
Setelah melakukan pencarian lebih dari empat jam, Tim SAR Jambi memutuskan menghentikan sementara pencarian seorang wanita yang dikabarkan jatuh dari Jembatan Aurduri I pada Jumat (16/1/2026) siang.
Humas Basarnas Jambi, Luthfi mengatakan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pemantauan pada malam hari dan melanjutkan pencarian pada Sabtu (17/1/2026) besok pagi.
"Sampai pukul 17.00 WIB nihil dan pencarian akan kita hentikan sementara," ujarnya.
Luthfi mengatakan bahwa saat penyisiran Tim SAR yang terdiri Basarnas, Polairud dan Damkar Kota Jambi kesulitan karena posisi debit air Sungai Batanghari yang sedang tinggi.
"Dan arus sungai juga cukup kencang," sebutnya.
Disclaimer: Jika Anda, sahabat, atau kerabat memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas, Rumah Sakit terdekat, atau Halo Kemenkes dengan nomor telepon 1500567.
Anda juga dapat mencari informasi mengenai depresi dan kesehatan jiwa pada laman intothelightid.org dan Yayasan Pulih pada laman yayasanpulih.org.