Sumsel vs Jabar, Mana yang Lebih Murah Pengeluaran di 2025 
January 17, 2026 04:27 PM

Dalam indikator Standar Hidup Layak yang diukur melalui Pengeluaran Riil per Kapita yang Disesuaikan, kedua provinsi ini menunjukkan angka yang bersaing namun dengan karakteristik yang berbeda.

Bagi masyarakat yang mencari efisiensi biaya hidup, Sumatera Selatan menawarkan opsi yang lebih ekonomis dengan beban pengeluaran yang lebih ringan dibandingkan Jawa Barat. 

Sebaliknya, angka pengeluaran Jawa Barat yang lebih tinggi mencerminkan gaya hidup yang lebih konsumtif dan dinamis, khas wilayah pusat industri dan jasa nasional.

Baca juga: Palembang vs Metro: Mana Kota yang Paling Pas dengan Gaya Hidup Anda?

Berikut perbandingan biaya pengeluara per kapita selama sebulan antara Sumsel dan Jabar dikutip dari data BPS, Sabtu (17/1/2026). 

Sumsel 

Rata-rata pengeluaran per kapita Provinsi Sumsel pada 2025 sebesar Rp 1.283.538 per bulan. 

Rincian biaya tersebut terdiri dari untuk makanan sebesar Rp 691.256 per bulan. 

Sedangkan untuk bukan makanan sebesar Rp 592.283 per bulan. 

Jawa Barat (Jabar)

Rata-rata pengeluaran Jawa Barat pada 2025 per bulan sebesar Rp 1.724.367 per bulan. 

Terdiri dari untuk makanan sebesar Rp 832.485 per bulan. 

Sedangkan untuk bukan makanan, Rp 891.881 per bulan 

Siapa biaya hidupnya lebih murah ?

Garis Kemiskinan (GK): Data BPS 2025 menempatkan Sumatera Selatan sebagai salah satu dari 10 provinsi dengan biaya hidup termurah di Indonesia. 

Garis Kemiskinan Sumsel tercatat di angka Rp624.550 per kapita/bulan, lebih rendah dibandingkan rata-rata perkotaan di Jawa Barat yang lebih tinggi akibat tekanan inflasi di wilayah penyangga ibu kota (Jabodetabek).

Dominasi Pangan: Di Sumsel, sekitar 75 persen pengeluaran masyarakat terserap untuk komoditas pangan. 

Melimpahnya sumber pangan lokal di Sumatera Selatan membuat harga kebutuhan pokok cenderung lebih stabil dan terjangkau dibandingkan Jawa Barat yang sangat bergantung pada rantai distribusi logistik yang kompleks.

Upah vs Pengeluaran: 

Menariknya, meskipun biaya hidup di Sumsel lebih murah, Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel 2025 berada di kisaran Rp3,68 juta, jauh lebih tinggi dibandingkan UMP Jawa Barat yang berada di kisaran Rp2,19 juta. 
Artinya, warga Sumsel memiliki "napas" ekonomi yang lebih lega (daya beli lebih tinggi) karena pendapatan yang lebih besar dengan biaya hidup yang lebih rendah.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.