TRIBUN-SULBAR.COM - Pesawat ATR 42-500 milik maskapai Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros hingga Pangkep, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026), sekitar pukul 13.17 Wita.
Pesawat tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Bandara Adisutjipto (Adisucipto), Yogyakarta, menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.
Kontak terakhir pesawat dilaporkan terjadi saat memasuki wilayah Maros.
Baca juga: Bocah 8 Tahun di Polman Rela Kena Tebas Demi Lindungi Ibunya dari Amukan Ayah
Baca juga: Akademisi Unsulbar Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD: Itu Kemunduran Demokrasi
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim pencarian ke lokasi yang diduga menjadi titik hilang kontak pesawat.
“Tim berjumlah sekitar 40 orang saat ini bergerak menuju lokasi pencarian,” ujar Andi Sultan.
Menurut informasi yang diterima Basarnas, pesawat hilang kontak di titik koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
“Kami diberikan koordinat di sekitar kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros,” katanya.
Pesawat ATR 42-500 tersebut dilaporkan mengangkut total 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan dan perkembangan terbaru akan segera disampaikan. (*)