Aksi Maling Nekat Bobol Gudang Baju di Pantai Jakat Bengkulu, Korban Rugi Jutaan Rupiah
January 17, 2026 05:33 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Aksi pencurian kembali meresahkan warga Kota Bengkulu, kali ini sebuah gudang penyimpanan baju milik warga di kawasan Pantai Jakat, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu dibobol. 

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Jumat (16/1/2026) dan baru diketahui korban keesokan harinya.

Korban diketahui bernama Eti Efriani, warga Kelurahan Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. 

Ia mengungkapkan kronologi pencurian gudang baju miliknya saat ditemui usai melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Aksi pencurian itu pertama kali diketahui pada Sabtu (17/1/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, saat itu Eti datang ke gudang penyimpanan baju yang biasa ia gunakan untuk menyimpan stok pakaian dagangannya di kawasan Pantai Jakat

Namun, setibanya di lokasi, korban mendapati kondisi gudang sudah dalam keadaan tidak seperti biasanya, gembok pintu gudang yang sebelumnya terkunci rapat terlihat rusak dan terbuka. 

Merasa curiga, Eti langsung memeriksa kondisi di dalam gudang dan mendapati sebagian besar baju jualannya telah raib.

"Saya datang pagi ke gudang sekitar jam tujuh. Waktu lihat pintu, gemboknya sudah rusak. Pas saya cek ke dalam, baju-baju dagangan saya sudah banyak yang hilang," ungkap Eti kepada TribunBengkulu.com, Sabtu (17/1/2026).

Menurut Eti, gudang tersebut memang digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara stok baju yang akan dijual. 

Ia menduga pelaku pencurian sudah mengincar gudang tersebut sejak lama dan melancarkan aksinya pada malam hari saat kondisi sekitar relatif sepi.

Baca juga: Bocah 11 Tahun di Bengkulu Diduga Jadi Korban Penculikan, Berhasil Kabur dan Pulang Selamat

Aksi pencurian gudang baju ini diperkirakan terjadi pada Jumat (16/1/2026), dugaan tersebut berdasarkan kondisi gudang yang terakhir kali dicek korban sehari sebelumnya dalam keadaan aman dan terkunci.

"Terakhir saya ke gudang masih aman, jadi kemungkinan kejadiannya malam. Saya juga tidak mendengar suara apa pun karena rumah saya tidak terlalu dekat dari lokasi gudang," kata Eti.

Akibat pencurian tersebut Eti Efriani mengalami kerugian yang tidak sedikit, ia memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp 8 juta. 

Kerugian itu berasal dari puluhan potong baju yang hilang dan rencananya akan dijual kembali untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Kalau dihitung-hitung, kerugian saya sekitar delapan jutaan," ujar Eti.

Merasa dirugikan dan berharap pelaku dapat segera ditangkap, Eti akhirnya melaporkan kejadian pencurian gudang baju tersebut ke Polsek Teluk Segara. 

Laporan resmi telah diterima pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

"Saya sudah lapor ke Polsek Teluk Segara. Harapan saya pelaku bisa segera ditemukan dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ungkap Eti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.