SRIPOKU.COM, SEKAYU - Melalui rangkaian pembenahan struktur dari tingkat akar rumput hingga penguatan badan partai, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mulai mengonsolidasikan kekuatannya di bawah kepemimpinan Yamin SH.
Proses ini ditempuh dengan menggelar musyawarah di tingkat ranting dan anak cabang, menetapkan kuota 30 persen bagi kader generasi muda (Gen Z), serta mewajibkan seluruh kader untuk mengedepankan gaya hidup merakyat guna memastikan mesin partai siap menghadapi dinamika politik ke depan.
"Kita menargetkan kuota 30 persen kader keterwakilan Gen Z, karena kader muda sangat memahami dinamika persoalan anak muda saat ini,"ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Muba Yamin SH, saat perayaan HUT PDI P di Panti Asuhan Elnuza, Sabtu (17/1/2026).
Kuyung Yamin sapaan akrab yang merupakan putra Desa Karang Waru, Muba. Memberikan pesan khusus kepada kader yang duduk di DPRD Muba agar tetap konsisten membawa semangat partai wong cilik.
Menurutnya, perjuangan politik PDI P harus berpijak pada kepentingan rakyat kecil, bukan sekadar pencitraan atau gaya hidup berlebihan.
"Kader banteng jangan hidup hedon. Dari latar belakang apa pun kader, tetap merendah dan hadir untuk kepentingan rakyat,"ungkapnya.
Di tengah agenda penguatan internal tersebut, DPC PDI P Muba turut menyisipkan rangkaian kegiatan sosial dalam peringatan HUT PDI Perjuangan ke-53. Di antaranya pembagian nasi kepada masyarakat di sejumlah titik di Kecamatan Sekayu, kunjungan ke Panti Asuhan El-Nuza, serta pemotongan tumpeng bersama jajaran PAC PDI Perjuangan di 15 kecamatan.
Menurut Yamin, kegiatan tersebut bukan sekadar perayaan, melainkan wujud konsistensi partai untuk tetap hadir di tengah masyarakat.
"Berpolitik harus dengan riang gembira dan tetap turun ke bawah. Inilah ciri khas PDI Perjuangan, selalu bersama wong cilik,"tutupnya