Banjir Rendam Jalur Pantura, Sejumlah KA di Daop 5 Purwokerto Dialihkan dan Memutar
January 17, 2026 09:10 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Banjir yang menggenangi jalur rel di wilayah Pantai Utara Jawa kembali mengganggu perjalanan kereta api. 

Luapan air di petak jalan antara Stasiun Pekalongan - Sragi, Sabtu (17/1/2026), memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto melakukan rekayasa pola operasi sejumlah perjalanan KA.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah kereta api yang melintas maupun beroperasi di wilayah KAI Daop 5 Purwokerto terdampak, mulai dari pengalihan penumpang, keterlambatan keberangkatan, hingga perubahan rute dengan pola memutar.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan hingga Sabtu siang tercatat beberapa perjalanan kereta api mengalami gangguan akibat banjir di wilayah Pekalongan tersebut.

Baca juga: Link Live Streaming Real Madrid vs Levante, Kick Off Pukul 20.00 WIB

Baca juga: Banjir Kebondalem Kendal Belum Surut, Warga Inisiatif Bangun Dapur Umum

Salah satu yang terdampak adalah KA Kamandaka relasi Semarang Tawang - Cilacap. 

Penumpang KA 197 Kamandaka dialihkan menggunakan KA Purwojaya relasi Gambir - Cilacap.

Sementara penumpang dengan tujuan Purwokerto, Bumiayu, Prupuk, dan Slawi diturunkan di Stasiun Kroya untuk kemudian diberangkatkan kembali menggunakan kereta api lain pada kesempatan pertama.

Selain itu, KA Joglosemarkerto (looping Jawa Tengah) juga mengalami pengalihan penumpang ke kereta api yang melintas lebih dahulu, seperti KA Fajar Utama Yogyakarta, KA Gajahwong, dan KA Batavia.

Gangguan juga dialami KA Kamandaka relasi Cilacap - Semarang Tawang, yang tercatat mengalami keterlambatan keberangkatan sekitar 50 menit.

Tak hanya pengalihan, KAI juga menerapkan pola perjalanan memutar untuk sejumlah KA yang melintasi wilayah Daop 5 Purwokerto, di antaranya:

KA Anjasmoro, Jayabaya, dan Harina memutar via Tegal - Prupuk - Kroya - Solo Balapan - Gundih - Gambringan.

KA Kamandaka memutar via Semarang Tawang - Brumbung - Gundih - Solo Balapan - Kroya - Cilacap. 

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI menyiapkan service recovery bagi pelanggan yang terdampak gangguan perjalanan.

"Bagi pelanggan yang mengalami keterlambatan lebih dari 60 menit dan tidak berkenan dialihkan ke kereta api lain, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan," ujar As’ad dalam rilis. 

KAI Daop 5 Purwokerto memastikan terus melakukan pemantauan kondisi lintas serta berkoordinasi dengan pihak terkait demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau masyarakat selalu memantau informasi perjalanan KA melalui kanal resmi KAI," tutupnya.(jti) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.