TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Babak penyisihan Gubernur Cup 2026 pada Sabtu (17/1/2026) mempertemukan PS Tanjung Jabung Timur vs Sungai Penuh dan Tanjung Jabung Barat vs Batang Hari.
Laga di Stadion Tri Lomba Juang Jambi ini berlangsung alot bahkan diwarnai kartu merah.
Tanjab Timur vs Sungai Penuh
PS Tanjung Jabung Timur kembali harus menerima hasil negatif pada pertandingan kedua babak penyisihan Gubernur Cup 2026 yang digelar Sabtu (17/1/2026).
Pada laga tersebut, Tanjabtim harus mengakui keunggulan PS Kota Sungai Penuh dengan skor tipis 0-1.
Laga Sungai Penuh kontra Tanjab Timur berjalan ketat, namun kejutan terjadi sejak awal pertandingan.
Saat pertandingan baru berjalan empat menit, Jaker Febdiri sukses membobol gawang Tanjabtim.
Gol tersebut bermula dari umpan terobosan yang gagal diantisipasi lini belakang Tanjab Timur.
Jaker kemudian beradu cepat dengan pemain bertahan lawan, berhasil menguasai bola, lalu melepaskan tendangan ke sudut kanan bawah gawang yang tak mampu dijangkau kiper.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan dan membawa PS Kota Sungai Penuh unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Tanjab Timur sempat menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
Namun, hingga babak pertama berakhir, upaya mereka belum membuahkan hasil dan skor tetap 1-0.
Memasuki babak kedua, kedua tim tampil lebih terbuka dengan jual beli serangan.
Beberapa peluang kembali tercipta, termasuk peluang emas bagi Tanjab Timur di paruh babak kedua.
Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Gol tunggal Jaker Febdiri memastikan kemenangan PS Kota Sungai Penuh sekaligus mengamankan tiga poin penuh.
Tanjab Barat vs Batang Hari
Sementara itu, duel sengit juga tersaji saat PS Tanjung Jabung Barat berhadapan dengan PS Batang Hari dalam laga lanjutan babak penyisihan Gubernur Cup 2026, Sabtu (17/1/2026).
Pertandingan Gubernur Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Tri Lomba Juang Jambi tersebut berakhir imbang dengan skor 1-1.
Sejak awal laga, kedua tim tampil agresif. Kondisi lapangan yang basah akibat hujan deras sejak menit ke-7 membuat tempo permainan sedikit terhambat.
Memasuki menit ke-18, tensi pertandingan mulai meningkat.
Sebuah tekel keras di lini tengah membuat wasit mengeluarkan kartu kuning pertama untuk pemain PS Batang Hari bernomor punggung 14.
Tak lama berselang, penjaga gawang Batang Hari sempat mendapat perawatan akibat benturan keras di area gawang setelah berupaya mengamankan bola dan bertabrakan dengan penyerang Tanjab Barat.
Lima menit kemudian, pelanggaran di dalam kotak penalti menjadi petaka bagi Tanjab Barat.
Pemain Batang Hari bernomor punggung 18 yang menjadi eksekutor penalti berhasil mengarahkan bola ke sudut kiri gawang dan membawa timnya unggul 1-0.
Tanjab Barat sempat mendapatkan peluang melalui situasi bola mati pada menit tambahan waktu, namun gagal dimaksimalkan karena bola melambung jauh di atas mistar gawang.
Gol M Rian Ari Zarqoni di menit 25' untuk Batang Hari bertahan hingga turun minum.
Pada babak kedua, pertandingan tetap berlangsung keras dan penuh tensi.
Tanjab Barat tampil lebih menekan dan mendapatkan peluang emas pada menit ke-72 setelah pemain belakang Batang Hari melakukan hand ball di depan gawang.
Wasit langsung memberikan kartu merah kepada pemain bertahan Batang Hari dan menghadiahkan penalti untuk Tanjab Barat.
Sayangnya, eksekusi penalti di menit ke-73 tersebut gagal menghasilkan gol.
Penjaga gawang berhasil membaca arah bola dan terbang ke sebelah kiri.
Genangan air juga mencegah bola muntah sehingga kiper dengan cepat mengamankan bola.
Situasi semakin memanas setelah beberapa insiden adu fisik terjadi antarpemain.
Bahkan, pertandingan sempat dihentikan sementara pada menit ke-74 akibat keributan di lapangan.
Unggul jumlah pemain, Tanjab Barat terus menggempur pertahanan Batang Hari hingga menit-menit akhir.
Gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-90 melalui sundulan Dodi Alpayet.
Memanfaatkan situasi sepak pojok, antisipasi gagal dari pemain belakang Batang Hari membuat bola kembali jatuh ke kaki pemain Tanjabbar.
Umpan kaki kiri berhasil disundul Dodi dan berbuah gol untuk Tanjabbar.
Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai, membuat kedua tim harus berbagi satu poin di klasemen.
Usai laga, suasana di stadion sempat tidak kondusif.
Sejumlah suporter melempar botol minuman ke arah lapangan.
Demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, wasit yang memimpin pertandingan langsung diamankan oleh petugas keamanan.
Baca juga: Hasil Gubernur Cup 2026 Tanjab Barat vs Batang Hari, Kartu Merah dan Ricuh
Baca juga: Hasil Gubernur Cup 2026 Tanjab Barat vs Batang Hari, Kartu Merah dan Ricuh
Baca juga: Anak yang Hanyut di Sungai Buntung Jelutung Tadi Siang Ditemukan Meninggal