Tribunlampung.co.id, Jawa Tengah - Uang tunai Rp 10 juta dan satu sepeda motor ikut ludes terbakar dalam kebakaran 2 rumah di Dusun Keseneng RT 03 RW 04, Desa Keseneng, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah pada Sabtu (17/1/2026).
Penyebab kebakaran diduga karena korsleting (hubungan pendek listrik).
Melansir Tribun Jateng, Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendra Kustanto mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat asap tebal mengepul dari salah satu rumah warga bernama Wahno.
"Diketahui, saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya ke ladang," ungkapnya.
Api kemudian dengan cepat membesar dan membakar seluruh bagian rumah.
Rumah Wahyadi yang berhimpitan dengan rumah Wahno dan masih berkerabat ini juga ikut terbakar parah. Satu rumah lagi milik Tujo Muslihin juga mengalami kerusakan di beberapa bagian.
Akibat kejadian tersebut, korban sementara mengungsi di rumah kerabat terdekat.
"Rumah Wahno dihuni satu orang, rumah Wahyadi dihuni empat orang termasuk ada balita, dan rumah Tujo Muslihin dihuni 3 orang," jelasnya.
Petugas pemadam kebakaran usai mendapatkan laporan segera menuju lokasi kejadian.
Dalam proses penanganan, petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit mobil pemadam.
Proses pemadaman dibantu oleh warga setempat serta relawan kemanusiaan.
Api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan evakuasi material sisa kebakaran untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Berdasarkan hasil asesmen di lapangan, kebakaran mengakibatkan dua bangunan rumah habis terbakar. Uang tunai Rp10 juta dan satu sepeda motor juga hangus terbakar.
"Kerugian material ditaksir mencapai Rp 350 juta. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut," ungkapnya.
Untuk sementara, para korban membutuhkan bantuan mendesak berupa sembako, perabot dan alat dapur, alas tidur, serta perlengkapan keluarga dan anak-anak.
Sementara itu, kebutuhan jangka panjang yang diperlukan adalah material bangunan untuk membangun kembali rumah yang rusak akibat kebakaran.
BPBD Wonosobo mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
Baca juga: Mimin Klarifikasi Soal Dugaan BLT Disunat Rp500 Ribu, Akui Ikhlas di Depan Kamera