BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sopir mobil sedan yang menabrak trotoar di Jembatan Dewi Banjarmasin Jalan Ahmad Yani Km 01 Banjarmasin, tepat di seberang kawasan wisata Kampung Ketupat, Minggu dini hari (18/1/2026) pukul 02.34 Wita ternyata nyaris dikeroyok massa.
Ini karena sebelum menabrak trotoar, sang sopir diduga mabuk ini juga menabrak seorang pemotor hingga pengendaranya jatuh.
“Dia melaju kencang, kami sedang berkendara lalu tiba-tiba menabrak kawan saya,” ujar Novi, salah satu pengendara motor yang menyaksikan kejadian.
Melihat rekannya terjatuh, pengendara lain berusaha mengejar mobil yang terus melaju hingga akhirnya berhenti setelah menabrak pembatas jalan dan menyeruduk median di depan Jembatan Dewi.
Baca juga: Mobil Sedan Tabrak Trotoar di Jembatan Dewi Banjarmasin, Sopir Diduga Mabuk
Baca juga: Fakta Perampokan di Jorong Tanahlaut, Pelaku Warga Setempat, Masuk Dengan Memanjat Pagar Dapur
Warga yang berada di lokasi kemudian mencoba mengamankan sopir. Sang sopir terlihat sempoyongan dan berbicara tidak jelas, diduga dalam pengaruh minuman keras. Mulutnya berdarah akibat benturan di dalam mobil.
Setelah mobil dievakuasi, sopir nyaris menjadi bulan-bulanan warga yang semakin ramai berdatangan. Beberapa pukulan masuk mengenai sopir, namun sejumlah warga lain berusaha menenangkan massa.
“Kurang ajar sekali ini orang,” teriak seorang relawan di lokasi. Sementara warga lain mengingatkan, “Sabar, serahkan saja ke petugas,"
Sopir yang bersikap kasar dan terkesan menantang membuat warga semakin geram. Tak lama kemudian, pihak kepolisian tiba di lokasi untuk menenangkan kerumunan dan membawa sopir bersama korban serta saksi ke Polresta Banjarmasin.
“Silahkan selesaikan masalah ini langsung di Polres,” ujar Aiptu Mugi, anggota Satlantas Polresta Banjarmasin kepada Novi, rekan korban.
Baca juga: Gubernur Mulai Salurkan Bantuan Uang Tunai Korban Banjir Kalsel, Setiap Rumah Dapat Rp300 Ribu
Baca juga: Jelajahi Wisata Pesisir Tanahbumbu Kalsel, Dari Pesona Pantai Angsana hingga Keindahan Pagatan
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Pengendara motor yang ditabrak mengalami luka ringan akibat terjatuh, sementara motornya mengalami kerusakan cukup parah pada bodi.
Mobil pelaku rusak parah, ban pecah, bagian dalam berantakan, mesin ringsek hingga menumpahkan oli di jalan, serta aroma minuman keras masih tercium kuat dari dalam kabin.
Serpihan mobil berserakan di sekitar lokasi, sementara batu trotoar yang hancur kemudian dibenahi warga. Situasi akhirnya berangsur kondusif, kerumunan mulai membubarkan diri.
(Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)