Sakit Kepala, Mual, Muntah, Gejala Keracunan Makanan yang Dialami Jemaat Gereja Mawar Sharon Manado
January 18, 2026 01:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mulai dari mual, muntah-muntah hingga sakit kepala, semua itu dialami oleh Jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Manado yang diduga jadi korban keracunan makanan. 

Total jumlah jemaat yang diduga keracunan itu adalah 94 orang jemaat. 

Gejala yang mereka rasakan sama semua. 

Kejadian yang menimpa mereka terjadi dalam kegiatan Prayer Conference, Jumat 16 Januari 2025 sore. 

Para korban ini, sebagian dari mereka dirawat di sejumlah rumah sakit di Manado, yakni:

  • RSUP Kandou
  • RS Pancaran Kasih
  • RSUD Provinsi Sulut (ODSK)
  • RS Siloam. 

Ditegaskan oleh Direktur RS GMIM Pancaran Kasih Manado, dr Maria Koagow MKes bahwa para korban ini memang mengalami gejala sama. 

Mereka mengaku sakit kepala hebat, pusing, lalu mual.

"Dan muntah-muntah," terang Dokter Maria kepada Tribun Manado, Minggu 18 Januari 2026.

Meski demikian, ia memastikan kondisi belasan korban yang dirawat di rumah sakit GMIM Pancaran Kasih Manado kini sudah berangsur membaik. 

Saat kejadian, total ada 44 orang yang dirawat di IGD Pancaran Kasih. 

Dari jumlah tersebut, pada akhirnya hanya 14 orang yang menjalani rawat inap.

Ungkap Dokter Maria, sebagian besar dari mereka minta pulang.

"Setelah diperiksa, diberi obat, boleh pulang," katanya. 

14 pasien yang dirawat kondisinya berangsur membaik.

Mereka dirawat di ruangan berbeda di Paviliun Ribka, Ester, Sara dan Filipi. "Mungkin hari ini sudah ada yang pulang," katanya. 

Pengakuan Avil Korban yang Alami Keracunan Makanan

Avil adalah salah satu dari 94 jemaat GMS yang menjadi korban keracunan makanan

Infus terpasang di tangan kirinya. Sambil duduk, ia menikmati makanan dari ompreng stainless. 

Wajahnya pucat. Matanya tampak lelah. Bersyukur, mahasiswi Fakultas Teknik Unsrat ini bersedia ditemui Tribunmanado.co.id.

"Syukur hari ini sudah lebih baik. Semoga bisa segera pulang," kata warga Tuminting ini. 

AV yang ditungguin adiknya menceritakan, mereka mengikuti Prayer Conference sejak Jumat pagi. 

Musibah datang setelah makan siang yang telat. Mereka makan bersama sekitar pukul satu siang. Panitia kegiatan menyediakan 'nasi kotak'. 

Menunya, nasi daging sapi dan acara. Lainnya, nasi dengan lauk tuna, sayur kacang panjang dan tahu tempe. 

Setelah bersantap, acara dilanjutkan. Tak berapa lama AV mulai merasa ada yang tak beres. Kepalanya pusing, terasa sakit. 

Ia menduga maagnya kambuh. Asam lambungnya naik karena memang lagi ritual doa dan puasa. 

Tapi ternyata bukan asam lambung. Semakin lama sakit kepala makin tak tertahankan. 

"Saya kemudian muntah-muntah," katanya. Teman-temannya pun merasakan gejala serupa. 

Suasana ruang konferensi gaduh. Semakin banyak yang sakit. Semuanya pusing dan muntah-muntah. Darurat, jemaat yang muntah-muntah dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Selain di RS Pancaran Kasih, korban dugaan keracunan dirawat di RSUP Kandou, RS ODSK dan RS Siloam. 

Polresta Manado menyebut, total korban dugaan keracunan mencapai 94 orang. (ndo) 

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.