TRIBUNNEWS.COM - PSS Sleman gagal memanfaatkan keunggulan dan tidak mengoptimalkan peluang yang tercipta saat meladeni Persela di Stadion Maguwoharjo, Sleman dalam lanjutan Liga 2 matchday 16, Minggu (18/1/2026) sore.
Tim asuhan Ansyari lubis mampu mencetak gol lebih dulu pada menit ke-38 lewat sundulan Gustavo Tocantins yang memanfaatkan umpan Junior Haqi.
Setelah unggul satu gol, PSS Sleman menghasilkan beberapa peluang, tetapi gagal dikonversikan menjadi gol.
Persela mampu mencuri kesempatan dalam 10 menit terakhir waktu normal pertandingan. Titan Agung memanfaatkan bola tepisan Ega Rizkky di kotak penalti.
Meski sempat dianulir offside, wasit mengesahkan gol Titan Agung setelah ditinjau melalui VAR.
Hasil ini tidak membuat perubahan di papan klasemen Liga 2 Grup 2 zona Timur bagi Persela dan PSS Sleman.
Sayangnya bagi PSS Sleman yang sudah unggul lebih dulu harus kehilangan momentum 3 poin. Akibatnya, keinginan PSS untuk mengkudeta Barito Putera di puncak klasemen pun harus tertunda. Untuk diketahui, Barito Putera meraih hasil imbang saat melawan Persipura (1-1) sehari sebelum pertandingan ini.
Keduanya saat ini berjarak 2 poin di posisi satu dan dua klasemen.
PSS Sleman lebih produktif dalam urusan mencetak gol dibandingkan Barito Putera, dan unggul selisih satu gol dari jumlah kebobolan mereka.
Klasemen Liga 2: Link <<<
Di awal babak pertama, Persela menebar ancaman dari sontekan Jhon Mena.
Berawal dari umpan silang Fardan Harapan dari sisi kiri, Jhon masuk dari lini kedua untuk menyontek bola yang mengarah ke kotak penalti.
Tapi sayang, sontekan Jhon Mena masih melambung di atas mistar gawang.
PSS bukan tanpa perlawanan, tidak lama setelah Jhon Mena menghasilkan peluang giliran Tocantins yang menebar ancaman ke gawang Persela. Namun masih gagal berbuah jadi gol.
Pada menit ke-19, Persela kembali menebar ancaman, kali ini berawal dari pergerakan Jhon Mena dari sisi sayap kanan.
Ia berhasil melewati adangan pemain PSS Sleman sebelum melepas umpan ke Hambali Thalib.
Hambali yang berada bebas di luar kotak penalti kemudian melepaskan tembakan percobaan, namun masih terlalu lemah hingga dapat ditangkap Ega Rizky.
Sepuluh menit berselang, Ichsan Pratama mencoba peruntungan ketika mendapat bola liar di kotak penalti.
Bola tembakannya masih mengarah ke posisi penjaga gawang Persela, Rafli Mahreza yang sudah bergerak ke sisi kanan.
Pada menit ke 34, Ega Rizky melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola sundulan Titan Agung yang mengarah ke sudut kiri gawang.
PSS Sleman sukses membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-38 lewat sundulan Gustavo Tocantins.
Berawal dari umpan silang Junior Haqi yang mengarah ke kotak penalti, Tocantins sukses memenangkan duel udara melawan bek Persela, Herwin Tri Saputra.
Bola sundulan Tocantins mengarah ke pojok kiri gawang Persela.
Laga sempat terjeda setelah itu karena asisten wasit VAR melakukan pengecekan keabsahan gol Tocantins yang dinlai offside.
Setelah pengecekan, wasit pun mengesahkan gol Tocantins karena onside.
Gol tersebut menjadi yang ke-13 bagi Tocantins di Liga 2 musim ini.
Hingga jeda turun minum, tidak ada gol tambahan yang tercipta, PSS unggul 1-0 atas Persela.
Di babak kedua, Persela dan PSS Sleman saling jual beli serangan.
Pada menit ke-60 dari skema serangan balik, Tocantins mengoper bola kepada Dominikus Dion. Ia kemudian melepaskan tembakan percobaan dari luar kotak penalti, tetapi masih melebar ke sisi kiri gawang Persela.
Sementara Persela yang dibesut oleh Bima Sakti masih kesulitan mencari peluang. Upaya Jhon Mena dan kolega di sepertiga akhir lapangan belum mengarah ke gawang PSS.
Sembilan menit berselang, PSS hampir mencetak gol kedua lewat sontekan Terens Puhiri yang memanfaatkan bola tepisan kiper Persela.
Tapi sayang, bola sepakan Puhiri diblok oleh bek Persela, Daniel Goncalves yang berada di garis gawang.
Jelang waktu normal berakhir, upaya menghasilkan gol kedua dilakukan oleh anak asuh Ansyari Lubis.
Lewat skema serangan balik yang cepat dari Terens Puhiri, ia mengoper bola ke arah Riko yang berlari ke kotak penalti. Tapi sayang, kontrol bola yang kurang sempurna dari Riko membuat pemain Persela melakukan blok, dan peluang pun gagal dikonversikan menjadi gol.
Pada menit ke-83, Titan Agung sempat menceploskan bola ke gawang PSS Sleman setelah menyontek bola dari tepisan Ega Rizky.
Gol tersebut dianulir wasit garis karena offside. Namun setelah checking VAR selesai, gol Titan Agung disahkan oleh wasit utama Muhammad Luth Ferdian.
Hingga delapan menit waktu tambahan babak kedua berakhir, tidak ada gol yang tercipta.
Upaya PSS Sleman mencetak gol balasan gagal tercipta, laga melawan Persela berakhir dengan skor 1-1.
(Tribunnews.com/Sina)