Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara memastikan akan terus menyalurkan bantuan secara bertahap kepada korban terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di daerah setempat.

“Kami pastikan bantuan disalurkan bertahap dan melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga situasi kembali normal dan warga dapat beraktivitas,” kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan bantuan akan didistribusikan bagi warga yang saat ini sedang mengungsi, baik makanan maupun kebutuhan lainnya.

“Mudah-mudahan bisa membantu dan meringankan beban warga selama berada di pengungsian,” kata dia.

Ia mencatat di SDN Tanjung Priok 04, RW 06, Kelurahan Tanjung Priok, Kecamatan Tanjung Priok ada 172 orang yang mengungsi.

Kemudian, di Depo Kontainer Kampung Sepatan, RT 018 RW 05, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing terdapat 241 jiwa mengungsi akibat banjir.

“Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, makanan ringan, susu, dan kebutuhan dasar lainnya diserahkan langsung kepada para pengungsi,” kata dia

Sebelumnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat lima rukun tetangga (RT) dan 14 ruas jalan di Jakarta Utara masih terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi di daerah setempat pada Minggu.

“Informasi genangan banjir hingga pukul 15.00 WIB tercatat ada lima RT dan 14 ruas jalan yang masih terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Minggu.

Ia mengatakan lima RT itu tersebar di tiga Kelurahan yakni dua RT di Kelurahan Pademangan Timur dengan ketinggian banjir 20 sentimeter (cm) hingga 30 cm. Satu RT di Kelurahan Tanjung Priok dengan ketinggian banjir 25 cm dan dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan dengan ketinggian banjir mencapai 40 cm hingga 45 cm.

Sementara, 14 ruas jalan yang terendam banjir tersebar lima kecamatan yakni Kecamatan Pademangan, Cilincing, Kelapa Gading, dan Koja.