Sampah Menumpuk di Drainase Depan Stasiun Kertapati Palembang
January 18, 2026 09:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Saluran drainase atau parit di depan Stasiun Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang tercemar oleh tumpukan sampah rumah tangga seperti plastik, botol, dan sisa kemasan, Minggu (18/1/2026).

Pantauan Sripoku.com dan Tribunsumsel.com di lokasi tidak hanya sampah rumah tangga bahkan ada kayu dan ranting pohon yang ikut terbawa aliran drainase.

Sampah yang menumpuk membuat drainase tidak mengalir. Di sekitar lokasi juga terdapat beberapa lapak pedagang yang berdiri di pinggir jalan, yakni pedagang durian dan tampal ban.

Camat Kertapati Rifandi Putra mengatakan, pihaknya sudah menerima adanya aduan tersebut belum diketahui sampah tersebut berasal dari mana.

Menindaklanjuti hal tersebut, ia sudah menghubungi pihak Dinas terkait untuk membantu membersihkan sampah.

"Iya kami sudah lihat fotonya, sudah kami laporkan ke Dinas DLHK dan pihak terkait agar segera ditindaklanjuti," ujar Rifan.

Menurutnya sebelum ini sampah-sampah yang ada di drainase tersebut sudah pernah dibersihkan. Namun karena faktor perilaku masyarakat yang membuang sampah ke sungai sehingga muncul kembali.

"Tidak tahu asalnya dari mana, mungkin dari masyarakat membuang jadi terbawa sampai ke sana. Minggu lalu pembersihan sungai di depan stasiun kereta api sudah dilakukan oleh tim Dinas PUPR dan DLHK. Namun sampah ada lagi karena sampah terbawa oleh Sungai Musi," katanya.

Selain itu pihaknya sudah mengimbau kepada lapak-lapak liar yang ada di pinggir jalan untuk segera mengosongkan tempat, supaya tidak berpotensi menambah sampah yang dibuang ke aliran sungai.

"Pihak Kecamatan dan Kelurahan sudah mengimbau lapak bangunan liar di depan Stasiun Kertapati bahkan sudah melayangkan SP2," katanya.

Baca juga: Puluhan Truk Batu Bara Dipaksa Putar Balik di Sekayu Muba, Tegakkan Aturan Gubernur

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.