Puasa Ayyamul Bidh, Amalan Ringan dengan Ganjaran Besar, Simak Tata Cara dan Keutamaannya
January 18, 2026 07:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Puasa sejatinya memiliki berbagai manfaat bagi umat Muslim.

Selain mendatangkan pahala yang melimpah, puasa pada dasarnya mengajarkan untuk mampu mengelola hawa nafsu yang dimiliki manusia.

Satu dari sekian puasa yang dapat dilakukan umat Muslim yakni puasa Ayyamul Bidh.

Puasa Ayyamul Bidh sendiri merupakan puasa yang dilakukan di setiap hari ke-13, 14, dan 15 dalam bulan Hijriah.

Nabi Muhammad pernah bersabda mengenai tuntunan puasa Ayyamul Bidh sebagaimana hadis berikut:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Baca juga: Sering Terlambat Sholat Subuh? Simak Bagaimana Hukumnya dan Doa agar Dapat Bangun Tepat Waktu

Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh 

Puasa Ayyamul Bidh sejatinya tidak berbeda dengan puasa pada umumnya.

Namun, ada sedikit perbedaan pada niat sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi sunnatan lillāhi ta‘ālā

Artinya: Saya berniat puasa Ayyamul Bidh, sunnah karena Allah Ta’ala.

Dikutip dari rumahzakat.org, berikut tata cara puasanya:

1. Berniat di malam hari sebelum fajar

2. Menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam

3. Memperbanyak ibadah sunnah seperti membaca Al-Qur’an, dzikir, doa, dan sedekah

4. Berbuka dengan doa yang diajarkan Rasulullah SAW

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika-aftartu

Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.

Baca juga: Ingin Menemukan Teman yang Baik? Simak Tips dan Doa Agar Dipertemukan dengan Orang-orang Shaleh

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh 

Dilansir oleh baznas, ada sejumlah keutamaan puasa Ayyamul Bidh.

Pertama, seseorang yang melaksanakannya akan memperoleh pahal setara puasa sepanjang tahun.

Hal ini karena Allah melipatgandakan kebaikan di dalamnya sebanyak sepuluh kali lipat.

Kedua, puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi cara untuk membersihkan jiwa dan hati, di samping juga menjaga lisan serta anggota tubuh dari perbuatan dosa.

Ketiga, memberikan kekuatan spiritual bagi seseorang.

Pada dasarnya, saat-saat puasa dapat menjadi proses untuk lebih dekat kepada Allah jika dibarengi niat dan cara yang benar.

Keempat, puasa Ayyamul Bidh dapat menjadi bekal amalan di hari akhir kelak meski ibadah yang dilakukan tersebut cenderung ringan untuk dilaksanakan.

(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Airlangga/Afifah Alfina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.