TRIBUNJATIMTIMUR.COM, LUMAJANG - Balap liar masih bermunculan di jalanan sepi Kabupaten Lumajang saat dini hari. Petugas Polres Lumajang menemukan para pemuda asik menggeber laju sepeda motor di dua titik, Minggu (18/1/2026) dinihari.
Kasubsi Pidum Sihumas Polres Lumajang, Ipda Untoro menjelaskan petugas menyisir Jalan Brigjen Slamet Riyadi, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, serta Jalan Gubernur Suryo Embong Kembar, Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang.
Sebanyak 5 sepeda motor diamankan lantaran ditemukan pelanggaran berlalu lintas. Saat dipergoki petugas, pemilik kendaraan tak dapat memenuhi kelengkapan kendaraan sesuai aturan. Di antaranya mengganti knalpot standar dengan knalpot brong, tidak memasang spion dan plat nomor, serta tidak membawa kelengkapan surat kendaraan berupa STNK dan BPKB.
"Kami amankan 5 unit sepeda motor yang digunakan untuk balap liar. Diamankan oleh petugas karena kelima kendaraan tersebut tidak sesuai spesifikasi teknis, seperti menggunakan knalpot tidak standar, tidak dilengkapi spion, serta tanpa plat nomor,” papar Untoro ketika dikonfirmasi.
Baca juga: Jalankan Instruksi Ketum Megawati, Kader PDIP Pasuruan Tanam 3.500 Pohon di Lereng Gunung Bromo
Untoro menambahkan, para pelanggar yang melakukan aksi balap liar juga diwajibkan mendatangi Satlantas Polres Lumajang.
“Nantinya para pemilik diminta datang ke Kantor Satlantas Polres Lumajang pada hari Senin. Selanjutnya proses penindakan lebih lanjut serta pengambilan kendaraan setelah seluruh persyaratan keamanan berlalu lintas dipenuhi,” jelas Untoro ketika dikonfirmasi.
Menurut Untoro, Polres Lumajang akan terus melakukan patroli dan penindakan terhadap aksi balap liar.
Balap liar jadi atensi untuk ditindak lantaran meresahkan dan membahayakan pengguna jalan. Selain suaranya yang bising, para pembalap liar kerap arogan di jalanan.
“Kami meminta kepada para pemuda agar tidak melakukan balap liar karena sangat berbahaya dan mengganggu ketertiban umum. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan di jalan raya,” pesannya.
(Erwin Wicaksono/TribunJatimTimur.com)