PILU Bayi 11 Bulan Tewas Terjebak Dalam Rumah yang Terbakar, Ibu Pulang Beli Bubur Pingsan
January 18, 2026 10:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Bayi 11 bulan tewas karena terjebak rumah yang terbakar di Kabupaten Grobongan, Jawa Tengah, Sabtu (17/1/2026) pagi.   

Bayi laki-laki itu ditinggal ibunya yang pergi beli bubur. 

Kebakaran meluluhlantakkan bangunan kamar yang menjadi tempat korban tidur.

Saat api membesar, bayi tersebut berada seorang diri di dalam ruangan dan tidak sempat diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia dengan luka bakar serius.

Kapolsek Karangrayung AKP Sunarto menjelaskan, sebelum kejadian, ibu korban berinisial SP (39) sempat meninggalkan rumah untuk membeli bubur sarapan sekitar pukul 07.30 WIB.

Saat itu, korban masih tertidur pulas di atas ranjang di dalam kamar.

Sementara itu, ayah korban diketahui telah lebih dahulu pergi ke pasar untuk membeli bahan dagangan usaha nasi goreng miliknya.

Bayi tersebut ditinggalkan sendirian di dalam kamar dengan peralatan elektronik yang masih tersambung arus listrik.

"Korban ditinggal dengan posisi kipas angin menyala di atas kasur," kata Sunarto, Sabtu.

Baca juga: SOSOK Ferry Irawan Pegawai KKP Korban Pesawat ATR 42-500, Sempat Hubungi Ibu Sebelum Hilang Kontak

Baca juga: KRONOLOGI Pratu LYS Menghilang Usai Dituding Hamili Sang Kekasih, Kini Diburu POM

Sekitar belasan menit kemudian, Maryati (43), tetangga korban, melihat api disertai asap tebal muncul dari bagian rumah korban.

Saat itu, saksi sedang mencuci pakaian di samping rumahnya dan langsung menyadari adanya kebakaran.

Sumber api diketahui berasal dari bangunan bagian depan rumah.

"Saksi lantas berteriak meminta pertolongan warga. Ketika itu ibu korban juga sudah tiba di rumah dan langsung pingsan," ujar Sunarto.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berusaha memadamkan api secara manual menggunakan peralatan seadanya.

Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian kamar yang sebagian besar terbuat dari material kayu.

"Sayang korban tak terselamatkan, korban meninggal dunia dengan luka bakar serius," jelas Sunarto.

Usai menerima laporan, petugas Polsek Karangrayung bersama Tim Inafis Polres Grobogan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Tenaga medis dari Puskesmas Karangrayung I juga diterjunkan guna melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian, polisi menemukan indikasi kuat bahwa api dipicu oleh gangguan arus pendek pada peralatan elektronik yang digunakan di dekat tempat tidur korban. 

"Ini murni kebakaran, diduga karena korsleting kipas angin.

Barangbukti kipas angin, kabel dan stop kontak yang terbakar sudah diamankan," kata Sunarto.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk selalu waspada terhadap penggunaan alat elektronik saat meninggalkan anak kecil di dalam rumah.

(*/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.