SURYAMALANG.COM, - Sosok Gustavo Franca resmi menjadi amunisi anyar Arema FC guna mendongkrak performa tim di putaran kedua kompetisi Super League 2025-2026.
Pemain berusia 27 tahun yang sempat menjadi buah bibir lewat gol dan asis cepat di awal musim ini, sekarang harus memulai lembaran baru usai dilepas Persija dengan status pinjaman.
Bagi Arema FC, kehadiran Franca bukan sekadar pelengkap kuota, melainkan harapan untuk menghidupkan kembali kreativitas lini tengah yang sempat hilang.
Arema bisa memanfaatkan pengalaman panjang sang pemain yang telah mencicipi kerasnya kompetisi di Brasil hingga Malta.
Baca juga: Duka Pemain dan Mantan Arema FC, Kuncoro Asisten Pelatih Meninggal: Arkhan Fikri: Alasan Saya Betah
Kabar transfer Gustavo Franca ke Arema FC, disampaikan secara langsung oleh Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko.
Ardhi mengatakan, keputusan tersebut diambil oleh pelatih Mauricio Souza, setelah Franca jarang berkontribusi untuk Persija.
Dari 17 pertandingan, pemain berposisi gelandang tengah itu hanya bermain 13 kali. Dengan memainkan waktu 575 menit, Franca sukses mencetak satu gol dan satu assist.
Franca sejatinya masih ada kontrak sampai akhir musim bersama Persija, namun karena sudah jarang bermain, dia akhirnya dipinjamkan ke Singo Edan.
Franca akan dilepas ke Arema FC sampai akhir musim Super League 2025/2026.
"Yang jelas akan dilepas adalah Gustavo Franca, dia akan dipinjamkan ke Arema FC." kata Ardhi, Minggu (18/1/2026) saat dihubungi BolaSport (grup suryamalang).
Gustavo Franca sendiri baru bermain untuk Persija Jakarta pada 21 Juli 2025 guna melengkapi lini tengah Macan Kemayoran.
Gustavo Franca atau yang memiliki nama lengkap Gustavo Franca Amadio merupakan pemain kelahiran Sao Paulo, Brasil pada 24 April 1998, dan mengawali kariernya di klub asal Brasil, Corinthians pada 2016.
Setelahnya, Franca langsung mencicipi transfer luar negeri ke Liga Malta bersama Florian dan sempat hilir mudik dipinjamkan ke Kercem Ajax FC.
Baru pada 2019, Franca kembali berkarier di tanah airnya setelah sebelumnya sempat nganggur tanpa klub dalam kurun waktu dua tahun.
Baca juga: Detik-detik Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro di Stadion Gajayana, Laga Reuni Jadi Duka Perpisahan
Sepanjang di Liga Brasil, Franca paling dipercaya kala membela klub Serie C, Londrina di musim 24/25.
Di dua musim itu, Franca berhasil mengemas 38 laga dengan raihan 6 gol dan 2 asis selama 2.283 menit bermain, adapun jumlah ini merupakan permainan terbanyak yang pernah ia catat bersama klub.
Capaian ini menjadi capaian terakhirnya sebelum meneken kontrak bersama Persija Jakarta yang membuat dirinya mendapat ekspektasi tinggi.
Selama di Liga Brasil, Franca paling tinggi hanya pernah bergabung bersama klub Serie B Guarani, selebihnya merupakan klub Serie C Liga Brasil.
Pemain dengan tinggi 176 cm itu baru merasakan kasta tertinggi suatu liga saat bersama Persjia Jakarta.
Baca juga: Sosok Kuncoro Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia, Legenda Lokal yang Selalu Jadi Penyelamat
Debutnya bersama Macan Kemayoran terbilang apik, Franca langsung mencetak satu asis saat melawan Persita Tangerang.
Sementara gol pertamanya tercipta tak lama, yakni di laga keduanya saat melawan Persis Solo.
Namun, sayang performa Franca semakin turun hingga membuat sang pemain jarang menjadi pilihan Pelatih Mauricio Souza.
Bahkan di beberapa pertandingan terakhirnya saat melawan Persib Bandung, Bhayangkara, dan Semen Padang, Franca hanya menghuni bangku cadangan.
Kini, nilai pasar sang pemain mencapai Rp4,78 miliar dan jumlah ini mulai menanjak setelah Franca hijrah di Liga Indonesia.
Selain karena persaingan dan evaluasi, Persija harus melepas Franca karena kuota pemain asing Persija sudah penuh.
Pasukan Ibu kota itu baru saja mendatangkan satu pemain asing asal Maroko, Alaaeddine Ajaraie.
Alaaeddine didapatkan Persija dengan status pemain pinjaman dari klub India, North East United FC.
Kontrak Alaaeddine hanya lima bulan saja, sampai Super League 2025/2026 selesai Mei mendatang.
Alaaeddine datang untuk menambah kekuatan di lini depan Persija.
Baca juga: Duka Arema FC : Luiz Gustavo Absen hingga Akhir Musim Akibat Cedera ACL Tertimpa Pemain Lain
Selain Alaeddine, Persija juga mendatangkan satu pemain baru yakni Fajar Fathurrahman.
Fajar datang untuk mengisi bek kanan Persija yang sedang kosong usai Alfriyanto Nico dipinjamkan ke Persis Solo.
Selain Franca dan Nico, Persija juga sudah melepas Jehan Pahlevi, Figo Dennis, dan Alwi Fadilah.
Figo dan Jehan dipinjamkan ke PSS Sleman dan Alwi dilepas ke PSIS Semarang.
"Sejauh ini yang jelas ya baru dua pemain itu saja," kata Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko.
Londrina-PR: 38 pertandingan, 6 gol, 2 asis, dan 2.283 menit bermain
Figueirense FC: 31 pertandingan, 7 gol, 0 asis, dan 2.140 menit bermain
Paraná: 23 pertandingan, 2 gol, 4 asis, dan 1.436 menit bermain
ABC FC: 22 pertandingan, 2 gol, 0 asis, dan 1.036 menit bermain
Baca juga: Kabar Bagus dari Arema FC, Pablo Oliveira Pulih dari Cedera Lutut, Siap Merumput Bersama Singo Edan
Guarani: 16 pertandingan, 0 gol, 2 asis, dan 604 menit bermain
Persija Jakarta: 12 pertandingan, 1 gol, 1 asis, dan 552 menit bermain
Metropolitano: 9 pertandingan, 1 gol, 0 asis, dan 761 menit bermain
América-RJ: 8 pertandingan, 3 gol, 1 asis, dan 446 menit bermain
Floriana: 7 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 178 menit bermain
Liga Nasional: 110 pertandingan, 13 gol, 9asis, dan 5.428 menit bermain
Kejuaraan Domestik: 1 pertandingan, 0 gol, 0 asis, dan 45 menit bermain
Kejuaraan Internasional: -
Regionale Meisterchaften: 56 pertandingan, 9 gol, 2 asis, dan 3.978 menit bermain
(TribunWow.com/BolaSport.com)