Tangis dan Doa Iringi Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro ke Peristirahatan Terakhir di Gondanglegi
January 19, 2026 12:35 AM

 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tangis dan doa mengiringi kepergian asisten pelatih Arema FC Kuncoro, yang dikenal rendah hati dan humoris, Minggu (18/1/2026). 

Jenazah almarhum Kuncoro dimakamkan sekitar pukul 21.45 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sasono Praloyo yang tak jauh dari rumahnya di Gondanglegi Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Tangis haru mewarnai keberangkatan Kuncoro menuju musholla terdekat, sebelum dimakamkan.

Beberapa kerabat beliau, tak kuasa menahan kepergiannya yang meninggal dunia secara tiba-tiba.

Baca juga: BREAKING NEWS : Kuncoro Asisten Pelatih Arema FC Meninggal Dunia Usai Laga All Star

 

Kepergiannya secara mendadak salah satu legenda sepak bola Malang itu meninggalkan luka mendalam.

Tak hanya bagi keluarga dan klub, tetapi juga bagi pecinta sepak bola tanah air.

Kuncoro dianggap merupakan pribadi yang humoris dan ringan tangan oleh tetangganya.

Maka tak heran, jika cukup banyak orang yang melayat ke kediamannya yang terletak di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang.

Mulai dari pemain, manajemen dan official tim Arema FC, Aremania, sahabat dekat Kuncoro, mantan pemain hingga para tetangganya.

Baca juga: Duka Pemain dan Mantan Arema FC, Kuncoro Asisten Pelatih Meninggal: Arkhan Fikri: Alasan Saya Betah

 

Sepak Bola Terakhirnya di Gajayana

Abah Kun, sapaan akrab Kuncoro sebelumnya berpamitan kepada keluarganya untuk bermain sepak bola di Stadion Gajayana Malang.

Ia mengikuti laga eksebisi 100 tahun menuju 100 tahun Stadion Gajayana yang digelar oleh Persema Reborn.

Laga yang dikemas trofeo itu, menghadirkan Persema Malang Legends, Persib Bandung Legends dan SDF Indonesia Legends.

Namun takdir berkata lain, Kuncoro tak sadarkan diri saat beristirahat usai bermain sepak bola di babak pertama pada sore itu.

Nyawa sang legenda itu tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di RSSA Malang.

"Tadi waktu berangkat itu seperti sehat-sehat saja tidak ada apa-apa,"

"Tau-taunya waktu sore tadi katanya sudah meninggal dunia di Malang," ujar Sulihan, tetangga almarhum Kuncoro pada SURYAMALANG.COM..

Baca juga: Detik-detik Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro di Stadion Gajayana, Laga Reuni Jadi Duka Perpisahan

PEMAKAMAN- Jenazah asisten pelatih Arema FC, kuncoro saat diberangkatkan dari rumah duka di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang untuk dimakamkan, Minggu (18/1/2026) malam.
PEMAKAMAN- Jenazah asisten pelatih Arema FC, kuncoro saat diberangkatkan dari rumah duka di Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang untuk dimakamkan, Minggu (18/1/2026) malam. (SURYAMALANG.COM/Purwanto)

 

Sosok yang Ringan Tangan

"Kuncoro ini orangnya baik. Terus ringan tangan kalau sama warga kampung," kata Sulihan, tetangganya.

Di kalangan warga desa tempat tinggalnya, Kuncoro juga dikenal ringan tangan.

Ia kerap ikut membantu warga di desanya ketika ada kegiatan.

Kuncoro juga dikenal sebagai pribadi yang taat beribadah di musholla yang tak jauh dari rumahnya.

"Terakhir kali saya sempat ngobrol dengan almarhum saat ada tahlilan di daerah sini,"

"Ya seperti biasa, kami megobrol. Karena Abah Kun ini orangnya mudah bergaul," ungkapnya.

 

Baca juga: FOTO-FOTO Proses Pemakaman Abah Kuncoro Asisten Pelatih Arema FC Diantar Ratusan Pelayat

 

Kuncoro meninggal dunia di usia 52 tahun dan meninggalkan istri dan kedua anaknya.

Selama berkarir sebagai pemain sepak bola, Kuncoro sempat membela beberapa tim elit di era Galatama dan Perserikatan.

Seperti Arema, Mitra Surabaya, Persija Jakarta hingga PSM Makassar.

Kuncoro juga pernah membela Timnas Indonesia di periode 90 an.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.